Pejabat Seluma Tewas Terjebak Banjir

Seluma_pejabat Tewas banjir

BENGKULU, BE- Banjir menerjang kawasan Kota Bengkulu menelan korban jiwa seorang pejabat. Kepala bagian (Kabag) Umum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma, Hertoni, meninggal setelah mobil dikendarainya macet terjebak banjir di jalan Darmawansyah RT 05 Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu.

Kejadian sekitar pukul 05.30 WIB kemarin (13/5), berawal korban bersama sopirnya bertolak dari kediamannya di kawasan Perumahan Bentiring Permai Kota Bengkulu menuju Kabupaten Seluma. Setibanya di TKP, diduga sopir dan korban tidak menyangka jika air akan mereka lewati setinggi paha orang dewasa.

Ketika mencoba melewati genangan banjir, tiba-tiba mobil dinas milik korban dengan nomor polisi BD 1124 PY mati mesin secara mendadak.

Mengetahui hal tersebut, sang sopir mencoba menghidupkan mobil sedangkan Hartoni tetap duduk di belakang. Akan tetapi karena mobil tidak bisa hidup dan diduga korban terlalu lama didalam mobil sedangkan kaca tidak dibuka. Korban kekurangan oksigen atau juga terkena racun dari AC mobil, korban mendadak pingsan, sehingga membuat sang sopir langsung lari keluar mobil meminta pertolongan warga setempat.

“Awalnyo ada yang teriak-teriak cak orang kesurupan meminta tolong kalo ado yang pingsan didalam mobil,” jelas salah seorang warga setempat, Coyadhi (33) kepada BE kemarin (13/5).

Mendengar adanya teriakan, Coyadhi bersama warga setempat langsung menuju mobil korban untuk membantunya yang telah dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan posisi tertelungkup diatas sofa mengarah kebelakang. Melihat hal tersebut, para warga langsung mengefakuasi korban.

“Korban waktu kami keluarkan dalam mobil idak sadar lagi, dibawa ke depan rumah tidak sadar lagi, terus langsung dilarikan ke rumah sakit dibantu Polisi” ujarnya.

Sementara adanya kejadian ini, Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta SIk, mengatakan masalah musibah banjir terjadi di Kota Bengkulu, pihaknya telah waspada terutama di kawasan jalan-jalan terendam. Khusus di jalan Darmawansyah kelurahan Bentiring, pihak kepolisian telah menutup jalan tersebut menggunakan Police Line karena bajir di TKP cukup dalam. Untuk kejadian yang menimpa korban Hertoni, sebelum melewati jalan tersebut, kanit Patroli Polsek Muara Bangkahulu telah mengingatkan korban untuk tidak melewati jalan tersebut. “Dia memaksa lewat karena alasannya ingin cepat sampai ke Seluma, akhirnya di tengah banjir mobilnya mati,” ujar Kapolres.

Pada saat kejadian, mobil korban tidak dibuka dan hanya membuka kaca pintu dengan melambaikan tangannya dari dalam mobil dan akhirnya ditolong, karena tidak bisa membuka pintu akhirnya dibuka secara paksa dan melihat korban telah pingsan. “Melihat hal tersbeut korban langsung dibawa ke Puskesmas dan dirujuk menuju RS Bahyangkara,” jelasnya.
Korban meninggal diduga kehabisan oksigen, akan tetapi untuk secara pasti nanti pihak dokter yang bisa mengetahui apa penyebab sebenarnya meninggalnya korban. “Tetapi sepintas dokter menyampaikan karena kekurangan oksigen,” jelasnya.

Kolega Kehilangan

Meninggalnya pejabat Seluma, Drs Hertoni MSi secara tiba-tiba membuat membuat para koleganya merasa kehilangan. Seluruh PNS merasa terkejut terkejut dengan kepergian PNS terbaik Pemkab Seluma ini. Pasalnya pada Kamis (12/5) kemarin almarhumah masih masuk kantor. Bahkan terlihat sehat serta tidak ada tanda-tanda sakit.

Almarhum meninggal saat mengendarai kendaraan menuju ke Kota Tais kemarin pagi untuk melaksanakan senam bersama yang memang sering dilaksanakan setiap Jumat di halaman Taman Kota Tais. Mendapatkan kabar duka tersebut, setelah melaksanakan kegiatan senam. Seluruh PNS bahkan kepala SKPD dan jajaran pejabat lainnya langsung menuju ke rumah duka di Komplek Pinang Mas Kota Bengkulu.

Hertoni terjebak di dalam mobil dinasnya jenis Toyota Avanza saat terjadi banjir diruas jalan yang tidak jauh dari kediamannya. Namun warga sempat memberikan pertolongan. Serta melarikan korban ke rumah sakit terdekat. Hingga akhirnya korban menghembuskan nafasnya yang terakhir. Serta dimakamkan setelah Ashar di TPU Pinang Mas Kota Bengkulu sore kemarin.

Sementara itu Bupati Seluma H Bundra Jaya SH MH melalui Kabag Administrasi Humas dan Protokoler Pemkab Seluma H Hendarsyah SIP MT mengatakan kalau Pemkab Seluma kehilangan PNS terbaiknya. Pasalnya, selama ini Hertoni terkenal disiplin. Karena meskipun menetap di Kota Bengkulu. Almarhum selalu datang tepat waktu pukul 07.30 WIB. Kemudian mengikuti apel bersama di Sekretariat Pemkab Seluma. “Kami semua kehilangan PNS, rekan kerja yang baik. Karena selama ini terkenal disiplin, meskipun tinggal di Kota Bengkulu,” tegasnya.

Almarhum juga mengalami kecelakaan akibat banjir saat akan mengejar pelaksanaan senam di Simpang Enam Tais yang dilaksanakan pukul 07.30 WIB pagi kemarin. Sebelum menjabat sebagai Kabag Administrasi Umum dan Perlengkapan, Hertoni pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma. Kemudian pernah menjabat di Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Seluma. “Keluarga besar Pemkab Seluma sangat berduka dengan kejadian ini, semoga almarhum diterima disisi Allah,” pungkas Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Seluma. (333/(614)