Pejabat III dan IV Nonjob Diminta Ikut Tes

Ilustrasi Pejabat Eselon
Ilustrasi Pejabat Eselon

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Setelah melakukan job fit untuk pejabat nonjob eselon II beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu akan kembali melakukan penilaiaan kepada pejabat nonjob eselon III dan IV melalui assesment. Penilaian tersebut dilakukan untuk memberikan peluang kepada ratusan pejabat nonjob eselon III dan IV untuk mengisi jabatan di 66 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di lingkungan Pemprov Bengkulu.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Bengkulu, Nopian Andusti SE MT mengatakan, pelaksanaan assesment akan dilakukan dalam waktu dekat ini karena perubahan jumlah UPTD sendiri sudah selesai disetujui oleh Kementeriaan Dalam Negeri (Kemendagri).

“Pejabat nonjob bisa ikut assesment, jadi berpeluang untuk menduduki jabatan lagi,” ujar Nopian kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (16/1).

Dijelaskannya, pemberian jabatan kepada pejabat nonjob itu sudah sepantasnya dilakukan. Assesment ini juga sebagai pembuktian jika upaya mutasi yang dilakukan tahun lalu itu dinilai tidak memenuhi kaidah penilaian kompetensi dan manajerial.

Untuk itu, ketika assesement itu digelar, maka 117 orang pejabat eselon III nonjob dan 404 orang pejabat nonjob eselon IV diminta untuk ikut.

“Silahkan ikut semua. Kita tidak akan batasi, siapapun boleh ikut,” tambahnya.

Dari ratusan pejabat nonjob itu, nantinya 66 UPTD itu akan membutuhkan 66 orang pejabat eselon III dan 198 orang pejabat eselon IV. Peluang itu masih sangat terbuka lebar, walaupun jumlahnya tidak sebanding dengan banyaknya pejabat nonjob saat ini.

“Assesmentnya sudah kita bahas, jika telah selesai langsung kita gelar,” papar Nopian.

Tidak hanya untuk pejabat nonjob, pejabat eselon III dan IV aktif juga diminta untuk ikut assesment. Sebab, untuk mengisi jabatan di UPTD itu juga dibutuhkan pejabat yang handal. Peran UPTD sangat penting untuk merealisasikan program pemerintah. Apalagi peran UPTD sangat berkaitan erat untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD).

“Termasuk pejabat aktif kita akan ikutkan,” terangnya.

Untuk pelaksanaan assesment sendiri, pemprov akan berkerjasama dengan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI yang ada di Bengkulu. Dalam assesment itu, semua peserta akan mengerjakan soal melalui jaringan komputer. Termasuk melakukan tes wawancara dan pengujiaan kompetensi dan serangkaian tes lainnya. Jika lulus, maka dipastikan pejabat tersebut akan memposisikan jabatan strategis kembali, sebagai langkah meningkatkan karir ditingkat PNS.

“Kita akan kerjasama dengan BKN. Karena UPT-nya ada di Bengkulu, semua sistem ujian akan digelar di situ,” pungkas Nopian. (151)