Pegawai Kesbanglinmas Tak Disiplin

BENTENG, BE – Kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS), di SKPD dalam lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Benteng, khususnya Pegawai Kantor Kesbanglinmaspol masih rendah. Ada pegawai di kantor ini baik PNS ataupun honorer tidak masuk kerja hingga seminggu lamanya. Tentu hal ini berdampak buruk pada program kerja Kesbanglinmaspol, yang tak bisa terlaksana optimal.
Hal ini diketahui dari curhat yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kesbang Linmaspol Benteng Yantje, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), yang diselenggarakan Bapeda beberapa waktu lalu. Dihadapan Sekkab Darmawan Yakoeb dan Ketua DPRD Suharto, Yantje terang-terangan mengeluhkan rendahnya disiplin PNS dan honorer yang bertugas di kantor yang dipimpinnya. Menurut Yantje kurangnya disiplin para pegawainya membuat kinerga kantor secara keselurahan terganggu, sehinga hasilnya kurang baik.
”Salah satu faktor penyebab rendahnya serapan dana DAK pada semeter pertama di Kesbang Linmas Pol tidak terlepas dari rendanya disiplin¬† pegawai yang ada,” kata Yantje. Ketidakdisiplinan ini membuat kegiatan kantor yang seharusnya selesai dalam satu hari, menjadi tertunda hingga beberapa hari. Bahkan menurutnya Yantje di Kesbang Linmaspol ada PNS tidak masuk kerja seminggu lebih.”Saya sangat kesulitan dengan sikap pegawai yang tidak disiplin. Terus terang Pak, di Kesbang itu, kalau sudah pencarian dana yang bersangkutan tidak masuk kantor. Kalau saya ada urusan dengannya, saya yang mencari keberadaannya hingga ke rumahnya. Sebab nomor handphonenya tidak aktif,” terang Yantje.
Ditambahkannya, sumder daya manusia yang ada dikantor Kesbang Linmaspol, yang malas masuk kantor tersebut bukan hanya pegawai yang sudah berstatus pegawai negeri sipil (PNS) saja, tenaga honorer yang seharusnya direkrut untuk membantu pekerjaan yang ada juga banyak malas masuk kantor. Lebih memprihatinkan lagi di Kesbang Linmas Pol setiap hari pasti ada pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan, baik itu PNS maupun honorer. Terkait hal ini Kakan Kesbang Linmaspol mengharapkan kebijakan Sekkab melalui instansi terkait untuk memberikan tindakan tegas pada PNS serta honorer yang malas tersebut. Sebab menurut Yantje, dirinya telah melaporkan PNS dan honorer yang tidak disilin itu ke Sekretariat Pemkab dan ke Inspektorat daerah. “Karena Kesbang Pol ini masih kantor belum badan, pegawainya masih sedikit. Jika banyak pegawainya yang tidak masuk mempengaruhi kinerja kantor ini secara keseluruhan. Karena program kerja tidak bisa dilaksanakan sepenuhnya,” tutup Yantje.(320)