Pegawai Disparpora Lebong Tinggalkan Kantor, Saat Jam Kerja

ERICK/BE
Terlihat kondisi kantor Disparpora Lebong pada jam kerja tidak ada satupun pegawai di kantor.

LEBONG, Bengkulueskpress.com – Masih di jam kerja, Kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lebong ditinggalkan pegawainya.

Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong menerapkan 5 hari kerja. Sehingga waktu pulang pegawai pada pukul 16.00 WIB.

sementara kantor Disparpora Kabupaten Lebong pada pukul 13.20 WIB sudah tidak ada lagi pegawai dan ditunggu hingga pukul 14.00 WIB juga belum ada tanda-tanda pegawai yang kembali masuk kerja, karena sudah pulang ke rumah masing-masing.

Sementara Kepala Disparpora Kabupaten Lebong, Ir Eddy Ramlan MSI sedang berada di luar kantor, guna mengikuti kegiatan pembagian bansos di Kecamatan Lebong Sakti.

Ketika awak media mendatangi kantor Disparpora, memang untuk pintu masuk dari depan dan kantor samping terbuka.

Akan tetapi ketika dilihat ke dalam kantor ternyata memang tidak ada pegawai. Hanya terlihat seorang remaja yang merupakan anak dari penjaga kantor Disparpora.

Dirinya mengaku hanya disuruh untuk membersihkan kantor karena orang tuanya ditelpon pihak Disparpora bahwa mereka sudah pulang kerja.

“Aku hanya diminta untuk bersihkan kantor, tidak tahu jam berapa mereka pulang,” ucapnya yang tidak ingin menyebutkan namanya, kemarin (08/06).

Sementara itu, Kepala Disparpora Kabupaten Lebong, Ir Eddy Ramlan MSi ketika dikonfirmasi BE mengatakan, memang banyak pegawai yang sedang di lapangan.

Akan tetapi, kantor ada yang piket untuk menjaga kantor hingga waktunya pulang. “Ada yang piket, mungkin lagi keluar,” ucapnya.

Akan tetapi dirinya akan memastikan kenapa hingga pukul 13.20 WIB dan ketika ditelpon, pegawai yang diberikan untuk tugas tidak kunjung ke kantor. Selain itu, dirinya akan memanggil pegawai yang diberikan tugas, kenapa tidak menjalankan tugasnya.

“Saya akan panggil mereka, kenapa tidak ke kantor,” tegasnya. (614)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*