Pegadaian Cabang Bengkulu Gelar Talkshow Arrum Haji

Foto : IST

Bengkulu, bengkuluekspress.com – PT. Pegadaian Cabang Bengkulu, memberikan pengetahuan tentang program Arrum Haji kepada masyarakat Bengkulu. Dengan menggelar talkshow bersama Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Nala Sea Side, di Jalan Pariwisata No.13, Tanah Patah, Ratu Agung, Kota Bengkulu, Selasa (4/9/18).

Kepala Pegadaian Cabang Bengkulu, Yan Irawan menjelaskan, Arrum Haji solusi yang tepat bagi yang berniat naik haji. Saat ini Arrum Haji masih minim peminat dikarenakan belum banyak yang mengenal produk ini lebih dalam.

“Kami ingin lebih mengenalkan produk Arrum Haji untuk membantu masyarakat khususnya Provinsi Bengkulu agar memudahkan mendapat porsi haji,” katanya.

Pada program Arrum Haji calon jamaah langsung mendapatkan porsi tanpa harus mengantri bertahun-tahun lamanya. Sembari menitipkan emas, Arrum Haji langsung memberikan pembiayaan dan langsung dapat porsi haji.”Jadi, dengan membayar saat menebus emas, kita juga punya tabungan diakhirat,” kata Yan.

Acara ini digelar untuk menuntun umat Islam yang berniat menunaikan ibadah haji namun tidak memiliki dana. Karena di program Arrum Haji masyarakat bisa naik haji dengan hanya menggadaikan 15 gram emas.

Talkshow dihadiri 5 tokoh, antara lain, Hendratmo, Senior Manager Strategic Bussiness Unit (SBU) Syariah pusat, Zulbaidah Yunus Said, Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Bengkulu, Profesor Rohimin, Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Hendra Hermawanto, selaku Vice Presiden PT Pegadaian Persero area Jambi dan K.H. Cholil Nafis, Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat yang menjadi pembicara. Nara sumber tersebut menyampaikan materi di depan ratusan peserta yang didominasi ibu-ibu anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Bengkulu.

Foto ; IST

Peserta talkshow tampak antusias mendengarkan arahan mekanisme menggunakan Arrum Haji dari PT. Pegadaian Cabang Bengkulu, yang dinilai efektif dalam merealisasikan niat ibadah ke tanah suci walau tak memiliki uang.

Dalam materinya, Cholil Nafis menekankan ibadah haji menjadi wajib jika seorang umat Islam telah mampu. Yaitu dalam pengertian jika dikerjakan dapat pahala dan tidak dikerjakan menjadi dosa.

“Kita jika memiliki rumah itu kita sudah digolongkan mampu. Apalagi punya tabungan Rp 50 juta, pekerjaan ada, ya nunggu apa lagi. Naik haji jangan terlalu tua, nanti nggak kuat jalan lagi. Segerakan naik haji selagi masih hidup,” ungkapnya kepada peserta.

Dalam kesempatan ini, Hendra Hermawanto, selaku Vice Presiden PT Pegadaian Persero area Jambi memberikan free administrasi bagi peserta yang berniat naik haji dengan menggunakan Arrum Haji.

Para calon nasabah Arrum Haji yang berniat ke tanah suci ini juga langsung mendaftar dan didoakan secara khusuk dan penuh haru oleh K.H Cholil Nafis. Sembari mengucap takbir, peserta yang berniat naik haji sebanyak lebih dari 50 orang ini langsung didata oleh panitia. (Imn)