Peduli Dampak Covid-19, Jasa Raharja Bagi Sembako ke 7 PO

FOTO/IST : Kepala PT Jasa Raharja Cabang Bengkulu Abdul Haris, SE memberikan bantuan sembako ke salah satu PO yang terkena dampak Covid-19

BENGKULU,  bengkuluekspress.com – Jasa Raharja Bengkulu melakukan aksi peduli dampak Covid-19 atau Corona dengan menyerahkan bantuan sembako kepada 7 PO (Perusahaan Otobus) yang ada di Kota Bengkulu meliputi PO SAN, PO Putra Rafflesia, PO Putra Simalungun Atas, Perum Damri, PO Tanjung Indah, PT Putra Waspada Muda, dan PO Citra Sekar Harum (CSH) 88.

Kegiatan penyaluran bantuan ini diserahkan langsung Oleh Kepala PT Jasa Raharja Cabang Bengkulu Abdul Haris, SE.

Tujuan yang mendasari kegiatan ini yaitu sebagai suatu bentuk kepedulian Jasa Raharja Bengkulu untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19). Salah satunya yaitu pekerja yang ada di PO. Kegiatan ini dilaksanakan Selasa (21/04).

“Kita dari Jasa Raharja Bengkulu terutama teman-teman yang milenial berinisiatif untuk memberikan bantuan bakti sosial dalam rangka meringankan beban teman-teman yang terkena dampak langsung dari covid-19,” kata Kepala PT Jasa Raharja Cabang Bengkulu Abdul Haris, SE.

Wabah virus corona tidak hanya menimbulkan korban, namun juga berdampak terhadap kehidupan masyarakat, termasuk mereka yang merupakan pekerja harian. Pandemi Covid-19 telah berdampak pada hajat hidup orang banyak di Tanah Air. Hampir semua sektor terdampak terutama dari segi transportasi. Karena adanya pandemi ini jadi tidak beroperasi lagi.

“Dengan diadakannya pembatasan-pembatasan, di rumah aja, social distancing maupun physical distancing, mengakibatkan pendapat mereka jauh berkurang. Tak ada lagi kegiatan yang melibatkan keramaian, adanya pembatasan dalam menggunakan jasa transportasi membuat mereka kesulitan untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Untuk itu kegiatan hari ini merupakan wujud kepedulian Jasa Raharja Bengkulu terhadap para pekerja yang ada di Perusahaan Otobus yang kita berikan bantuan hari ini,” ucap Kepala PT Jasa Raharja Cabang Bengkulu Abdul Haris, SE.

Masih disampaikan Abdul Haris banyaknya bantuan sembako yang diberikan bervariasi di setiap PO. Bentuknya berupa beras, gula, minyak goreng, terigu, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan sembako ini kali pertama yang disalurkan oleh Jasa Raharja Bengkulu. Tetapi sebelumnya kita telah memberikan hand sanitizer kebeberapa samsat-samsat yang ada di Kota Bengkulu dan melakukan penyemprotan juga,” imbuhnya.

Jasa Raharja akan terus melakukan berbagai upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 dan berupaya ikut berperan dalam pencegahan penyebaran COVID-19 khususnya di Provinsi Bengkulu. Kedepan Jasa Raharja akan menyalurkan kembali bantuan berupa masker dan wastafel portabel kebeberapa samsat dan Rumah sakit rujukan pandemi Covid-19 yang ada di Kota Bengkulu.

“Dengan adanya bantuan ini mudah-mudahan bisa meringankan beban teman-teman. Harapannya pandemi ini cepat berakhir sehingga ekonomi masyarakat bisa pulih kembali. Covid 19 ini musuh kita bersama jadi kita harus menghadapinya dan menyelesaikannya bersama. Untuk teman-teman dan masyarakat yang ingin mudik kami menghimbau untuk di tunda dahulu agar penyebaran virus corona tidak bertambah dan dengan kita berdiam dirumah untuk sementara waktu bisa memutuskan mata rantai penyebaran virus ini. Permasalahan ini bisa segera teratasi dan berakhir jika adanya kesadaran di dalam diri setiap orang untuk mentaati himbauan pemerintah berdiam diri dahulu di rumah, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan, serta sering mencuci tangan, menggunakan masker saat keluar rumah, dan di rumah saja jika tidak ada keperluan yang mendesak,” Jelas Abdul Haris.

Disisi lain, Fredi, karyawan PO SAN sangat bersyukur atas bantuan dari Jasa Raharja ini. “Alhamdulilah kami dari PO SAN mendapatkan bantuan dari Jasa Raharja. Saya sangat berterima kasih kepada Pimpinan Jasa Raharja Bengkulu beserta tim yang telah berkenan memberikan bantuan kepada kami. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat buat kami. Dari segi pendapatan sangat berdampak karena wabah ini. Semua perjalanan dan operasional dari perusahaan juga berhenti. Tidak ada pemasukan tidak ada pendapatan bagi kru kami. Untuk karyawan yang dirumahkan untuk saat ini belum ada. Pimpinan kami terus berupaya bagaimana caranya agar tidak ada karyawan yang dirumahkan. Insya allah mulai besok kami (PO SAN) akan beroperasional kembali tentu dengan semua aturan-aturan yang telah ditetapkan,” katanya. (Any).