Pedagang Impres Bakal Direlokasi

foto : ist

KAUR SELATAN,Bengkulu Ekspress– Wancana Dinas Koperasi Perindustrian Perdangan dan UKM (Diskoperindag UKM) Kaur, yang akan membangun pasar impres mulai memasuki tahap awal. Kemarin lebih dari puluhan pedagang di kumpulkan di sentral kuliner untuk membahas terkait dengan relokasi atau pemindahan pedagang di pasar inpres dalam rangka tahapan awal pembangunan pasar impres.

“Rapat hari ini kita ingin menyampaikan jika nanti da pemindahan sementara ini dalam rangka pembangunan los dan kios pasar,” kata Kepala Diskoperindag UKM Kaur Agusman Efendi MM kemarin, (28/3).

Dikatakannya, untuk tahap awal pembangunan pasar yang akan di gelar dalam waktu dekat ini sebagaian pedagang akan dipindahkan kelokasi lain. Hal ini lantaran tempat mereka berjualan akan dibangun los dan kios baru. Sehingga dibutuhkan juga bantuan para pedagang agar dapat segera mengemasi peralatan sebelum relokasi dilakukan

“Artinya kita juga butuh bantuan pedagang, sebab untuk membangun los sementara mereka tentunya kita tak menganggarkan dana itu,” imbuhnya.



Dimana dalam rapat persiapan relokasi sendiri juga menghadirkan pengelola pasar inpres termasuk juga kades, Camat, Kapolsek setempat. Hal ini diharapkan nanti turut serta dalam relokasi yanga kan di lakukan dalam waktu dekat. Agus menjelaskan relokasi baru akan dilakukan setelah benar-benar bangunan yang akan didirikan dibangun dilkukan tempat berjualan para pedagang saat ini. “Ada 100 los dan kios yang akan dibangun tahun 2019 ini lokasinya yakni ditempat mereka berjualan saat ini, selaian itu akan ada pelebaran jalan masuk dengan lebar jalan 4 meter,” terangnya.

Ditambahkannya, rencana relokasi ini menyikapi akan di cukurkannya dana Tugas Pembantuan (TP) APBN tahun 2019 ke Kabupaten Kaur dari Kementrian Perindustrian dan Perdagangan sebesar Rp 4 miliar. Dana sebesar Rp 4 Miliar dari sumber itulah yang nantinya akan dibangunkan di pasar inpres Kabupaten Kaur.  “Untuk kucuran dana TP pertama di Kabupaten Kaur, harapan kiat tahun 2020 nanti Kaur juga kebagian lagi dengan jumlah yang lebih besar,” jelasnya.(618)