Pecundangi Sumsel, Aceh Lolos ke PON

ASRI/Bengkulu Ekspress
BERPELUKAN: pemain dan tim pelatih serya official tim Aceh berpelukan sambil menangis sebagai wujud syukur tim ya menang lawan Sumsel dan berhak mendapat satu tiket ke PON, Selasa (29/10)

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Pada pertandingan kedua sepak Bola ajang Porwil ke X Sumatera digelar di lapangan sepak bola stadion Padang Panjang Bengkulu Selatan (BS), pukul 16.00 Wib, mempertemukan tim dari provinsi Nangru Aceh Darusalam (NAD) VS tim kesebelasan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Pada pertandingan 2X45 menit, tim Aceh mampu menunjukan mengalahkan tim juara bertahan Porwil IX di Provinsi Babel lalu. Atas hasil akhir tersebut, dipastikan tim Aceh menjadi raja group B saat ini dengab poin 10 dari 4 kali bertanding.

Tim Aceh dipastikan lolos ke PON. Kemudian siap bertanding melawan juata group A di semi final Untuk memperebutkan medali Emas. Aceh dipastikan juara group karena tidak akan ada tim di group B yang mampu mengalahkan poin yang diraih tim paling Utara di Pulau Sumatera ini. Sedangkan tim Sumsel peluang maju ke semifinal semakin berat.

Sebab dari tiga kali pertandingan hanya mampu meraih poin 2. Pasalnya pada pertandingan tersebut dimenangkan oleh tim NAD dengan skor 1:0. Pada babak pertama tim Aceh unggul melalui sepakan pemain nomor punggung 2 atas nama Edi. Gol dicetaknya pada menit ke-35.Hingga babak pertama berakhir, kedua kesebelasan tidak mampu mencetak gol. Sehingga kedudukan 1:0 untuk kemenangan Aceh bertahan hibgga babak pertama berakhir.



Setelah tertinggal 0:1 padak babak pertama, pada awal babak kedua kesebelasan Sumsel mencoba bangkit dengan langsung menyerang. Hanya saja hingga pertandingan berakhir, tak satupun gol mampu disarangkan pemain Sumsel ke gawang Aceh.

Sehingga hingga pluit panjang tanda babak kedua berakhir, kedudukan tetap 1:0 untuk kemenangan kesebelasan Aceh. Atas kemenangan ini dan timnya dipastikan melaju ke babak semi final, pelatih kepala tim NAD Muhammad Azhar mengaku puas dengan permainan anak asuhnya. Sebab sudah bermain sesuai dengan instruksinya.

Dirinya saat ini menyiapkan timnya sembari menunggu lawan di semi final nanti dari group A.” Alhamdulillah tim kami kembali menang, ini semua tidak lepas dari perjuangan anak-anak di lapangan yang tak kenal lelah, saya akan mempersiapkan tim ini untuk berlaga di semi final nanti, ” ujarnya.

Sebagai tim yang baru terbentuk dua minggu sebelum porwil X Sumatera dirinya terharu atas pencapaian tim Aceh tersebut, karena mampu menjadi juara group dan berhak menjadi salah satu tim di Sumatera untuk ikut PON di Papua nanti. “Ini pencapaian luar biasa dan mimpi kami untuk main di PON terwujud, saya sangat berterima kasih kepada anak-anak yang bermain luar biasa,” terangnya.

Pelatih kepala Kesebelasan Sumsel, Handry Wicaksono, mengaku atas kekalahan yang diraih timnya tersebut membuat langkah timnya semakin berat mengulangi kesuksesan porwil tahun lalu berlaga di PON. “Saya ucapkan selamat kepada tim Aceh yang memenangi laga ini dan berhak melaju ke PON,” ujarnya.

Dikatakannya, peluang timnya lolos ke semi final sangat berat, sebab selain harus menang lawan Babel Kamis besok, tim Sumut harus kalah saat melawan tim Kepri.Sebab jika Sumut VS kepri bermain Imbang atau bahkan menang, maka tim Sumutlah yang berhak melaju ke semi final.”Memang peluang kami berat, namun semua itu bisa terjadi, semoga ada keajaiban,” ujarnya.

Setelah pertandingan kemarin, tim Aceh menjadi pemuncak klasmen dengan poin 10 dari 4 kali main yakni 3 kali menang sekali seri, urutan ke-2 tim Sumut dengan poin 5 dari 3 kali main, 1 kali menang dua kali seri, urutan ke-3 tim Babel dengan poin 3 dari 3 kali main dua kali kalah satu kali menang, urutan ke-4 tim sumsel dengan 2 poin hasil dari 3 kali main dengan 2 kali seri dan 1 kali kalah, sedangkan juru kunci atau urutan ke-5 tim kepri dari hasil 3 kali main hasilnya 2 kali kalah dan satu kali seri.

Sementara itu, jumlah penonton pada pertandingan kemarin sekitar 1.500 orang. Kasi pembinaan SMA, Cabdin Dikbud BS, Mansurman MPd mengatakan setiap pertandingan ,pihaknya mengerahkan ribuan pelajar SMA sederajat se BS. Kemarin lebih dari 1000 siswa turut menyaksikan pertandingan di stadion Padang Panjang. “Sebagai bentuk dukungan kami atas pelaksanaan porwil di BS, ribuan pelajar selalu kami kerahkan menonton pertandingan,” ujar Mansurman. (369)