PDAM Bendung Sungai


Bakti/BE
Tim PDAM Tirta Rafflesia Kabupaten Benteng membendungan air di Desa Lagan Bungin, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Benteng, kemarin (22/8).

BENTENG, Bengklu Ekspress – Kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan lalu membuat sumber air PDAM Tirta Rafflesia Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mengecil.

Mempertahankan agar pelayanan air bersih tetap berlangsung, PDAM menerjunkan sejumlah personel untuk membuat bendungan di bagian hulu sungai di Desa Lagan Bungin, Kecamatan Semidang Lagan.

“Kami terpaksa membuat bendungan dari karung berisi tanah agar air bisa tertampung sebelum akhirnya masuk ke dalam instalasi pengolahan air (IPA) di Desa Lagan Bungin,” ungkap Direktur PDAM Tirta Rafflesia Kabupaten Benteng, Siti Yuningsih AZ SE MH melalui Kabag Teknik, Karnedi.

Dari pengecekan di lokasi, beber Karnedi, penurunan debit air terjadi sangat signifikan dan mencapai 50 persen. Jika dalam kondisi normal debit air mencapai 10 liter perdetik, musim kemarau saat ini membuat debit air hanya tinggal 5 liter perdetik.



“Pendistribusian air bersih ke pelanggan memang masih berlangsung. Hanya saja, air yang mengalir mulai mengecil,” ujar Karnedi.

Secara keseluruhan, PDAM Kabupaten Benteng memiliki 4 IPA yang menjadi motor penggerak pelayanan PDAM. Yakni, IPA di Desa Datar Lebar Kecamatan Taba Penanjung yang melayani 1.900 sambungan rumah (SR), IPA di Desa Kembang Seri Kecamatan Talang Empat yang melayani 400 SR, IPA di Desa Lagan Bungin Kecamatan Semidang Lagan yang melayani 1.300 SR dan IPA di Desa Talang Boseng Kecamatan Pondok Kelapa yang melayani 700 SR.

Dari keseluruhan, hanya IPA Talang Boseng yang benar-benar tak bisa diandalkan alias tak berfungsi akibat banjir bandang awal tahun 2019 lalu. “Dari3 IPA yang masih beroperasi. Hanya IPA Kembang Seri dan IPA di Desa Datar Lebar yang masih memiliki sumber air secara normal,” demikian Karnedi. (135)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*