Pastikan Ganti Untung Lahan Jalan Tol

Foto : Ist

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah meminta proses pembebasan lahan jalan tol kepada lahan warga yang berdampak pembangunan untuk segara dilakukan.  Dalam proses pembebasan nantinya, lahan yang diganti harus sesuai dengan ganti untung atau disesuaikan dengan harga pasar. Hal itu dilakukan, agar tidak ada warga yang merasa dirugikan dalam pembangunan jalan tol tahap pertama Betungan Kota Bengkulu ke Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). |”Sekarang tinggal proses ganti untung lahan sesuai dengan harga pasar,” terang Rohidin kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (10/7).

Dijelaskannya, sebelum dilakukan pembayaran ganti untung, maka penilaian tim dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) harus dilakukan terlebih dahulu. Baik itu dengan melakukan proses pengukuran lahan hingga penilaian lahan. “Saya kira tahapannya tinggal ditindaklanjuti saja,” tambahnya.

Berbagai kesepatan harus dilakukan musyawarah secara bersama. Sehingga bisa ditemukan keputusan terbaik, dalam proses ganti untung yang diterima oleh masyarakat. “Duduk bersama dan musyawarahkan,” tutur Rohidin.

Disamping itu, Rohidin meminta proses ganti untung tersebut juga harus dilakukan secara cepat. Mengingat target peletaan batu pertama akan dilakukan pada awal bulan Agustus mendatang. Masyarakat juga diminta untuk tidak memintingkan egonya secara sepihak. Mengingat lahan yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan tol, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Bengkulu. “Awal agustus, peletakan batu pertama sudah kita lakukan,” tegasnya.



Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bengkulu, Ir Danu Ismadi mengatakan, pihaknya saat ini sudah mendapatkan surat penetapan lokasi yang dikirimkan oleh Kementerian PUPR. Pihaknya berkomitemen akan segara menindaklanjut proses pembebasan lahan sesuai dengan penlok yang sudah diserahkan ke BPN. “Ya sekarang sedang kita bahas. Saya masih rapat dengan Pak Menteri dulu,” singkat Danu.

Berdasarkan penlok, pembangunan tol pertama di Bengkulu diawali dari trase Taba Penanjung-Bengkulu sepanjang 17,6 km, Simpang Betungan Kota Bengkulu ke Taba Penanjung Kabupaten Benteng membutuhkan luas tanah sekitar 270,98 hektare area (ha). Melalui 1 kota dan 1 kabupaten, 5 kecamatan dan 6 desa 1 kelurahan.

Wilayah yang akan dilewati pembangunan jalan tol, yaitu Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, dan selebihnya kecamatan berada di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Terdiri dari Kecamatan Talang Empat dengan desa yang dilalui yaitu Air Sebakul, Padang Ulak Tanjung, danJumat. Kemudian Kecamatan Karang Tinggi dengan desa dilalui yaitu Desa Penanding, Kecamatan Taba Penanjung yaitu Desa Sukarami, dan Kecamatan Semidang Lagan yaitu Desa Lagan. (151)