Pastikan Anggaran Pilkada


ASRI/Bengkulu Ekspress
RAPAT: KPU rapat bersama Sekda dan TAPD membahas masalah anggaran pilkada di ruang kerja sekda BS, Rabu (18/9).

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress–Mengingat pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 dimulai bulan ini, bahkan 1 Oktober mendatang sudah ada kesepatan antara pemda BS dengan KPU terkait Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dari Pemda BS ke KPU BS, oleh karena itu, kemarin komisioner KPU BS menemui Sekda BS bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).

“ Kedatangan kami untuk menyampaikan kebutuhan dana pilkada ke Pak sekda dan TAPD,” kata ketua KPU BS, Alpin Samsen SP usai rapat dengan Sekda BS di ruang kerja Sekda BS, Rabu (18/9).

Alpin mengatakan,jika sebelumnya pihaknya mengajukan usulan anggaran sebesar Rp 36,6 Miliar. Namun pada rapat bersama Sekda kemarin usulan tersebut dikurangi menjadi hanya Rp 32 Miliar. Pengurangan tersebut tambah Alpin lantaran ada sebagian dana ditanggung oleh Provinsi.

Adapun dana dari Provinsi untuk anggaran honorer KPPS, PPDP dan pembuatan TPS. Sehingga dirinya berharap, agar dana yang diusulkan sebesar Rp 32 Miliar tersebut bisa disetujui dan dianggarkan pada APBD BS. “Pada 1 Oktober sudah ada MoU antara pemda BS dengan KPU mengenai NPHD, sehingga kami harap pemda BS dapat menganggarkan dana kebutuhan untuk pesta demokrasi tersebut,” bebernya.

Sekda BS, Yudi Satria SE MM mengaku apa yang disampaikan oleh KPU tersebut saat ini sedang dipelajari.Mengingat pada APBDP 2019 tidak ada anggaran untuk pilkada, namun pihaknya akan berupaya melakukan pengalihan anggaran, agar sebagian dana pilkada bisa teranggarkan pada APBDP. “Untuk tahun ini,kami akan upayakan pengalihan sebagian anggaran kegiatan, setidaknya bisa untuk anggaran KPU dalam tahap persiapan tahun ini,” ujarnya.

Khusus untuk dana Pilkada, Yudi mengaku akan dianggarkan pada APBD 2020. Hanya saja untuk besarannya akan dibahas lebih lanjut, apakah usulan tersebut terlalu besar atau terlalu kecil atau bahkan sudah sesuai. “Untuk anggaran Pilkada saya pastikan masuk pada APBD 2020, untuk besarannya tentu akan dibahas lebih lanjut dan disesuaikan dengan keuangan daerah,” terang Yudi. (369)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*