Passing Grade CPNS Tak Berubah

ilustrasi CPNS
Foto : IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti SE MT memastikan tetap akan menggunakan standar passing grade seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS, sesuai dengan keputusan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Artinya, rencana penurunan passing grade belum bisa menjadi solusi untuk memenuh kuota sesuai yang dibutuhkan didaerah.

“Kita sesuai dengan passing grade yang ada di BKN saja. Sementara itu dulu. Kita tidak punya kuas untuk menentukannya,” terang Nopian kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (7/11).

Dikatakannya, penurunan passing grade hasil SKD CPNS itu justru nantinya akan mendapatkan PNS yang tidak berkualitas. Sebab, seleksi CPNS itu hanya mementingkan banyakanya atau kuantitas, bukan kualitasnya. Karena pada dasarnya, menurut Nopian, standar BKN itu merupakan standar untuk mendapatkan PNS-PNS yang berkualitas untuk daerah. “Memang sudah saatnya kita ini diisi oleh orang-orang yang berkualitas. Bukan malah menurunkan kualitas dengan menurunkan passing grade,” tegasnya.

Sebagai Ketua Panitia Tes CPNS di Provinsi Bengkulu, Nopian menegaskan, pemerintah daerah (pemda) itu tidak perlu lagi saat ini berfikir mendapatkan jumlah banyak PNS baru. Ketika kualitas PNS yang baru tersebut, tidak memenuhi standar dan tidak bisa berkerja secara maksimal.

Lebih baik mendapatkan PNS yang sedikit, daripada banyak tapi tidak memberikan dampak apapun untuk daerah, lantaran kualitasnya diragukan. “Kalau makan, bukan banyaknya nasi kita makan, tapi kualitas yang kita makan. Begitu juga SDM, bukan kuantitasnya, tapi kualitas. Cukuplah kita kuantitas,” papar Nopian.



Terkait solusi, yang ditawarkan oleh Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Bengkulu, Dr Ir Yulfiperius MSi, untuk tidak semua jabatan diturunkan passing gradenya, Nopian menegaskan, solusi yang ditawarkan itu cukup bagus. Tetapi ia menegaskan, bahwa kualitas menjadi pilihaan yang tetap untuk mengisi PNS baru di daerah. “Satu orang berkualitas, mengalahkan 100 SDM tidak berkualitas. Yang penting, biar sedikit tapi berkualitas,” imbuhnya.

Meski demikian, pemprov tetap menunggu hasil semua kabupaten di Provinsi Bengkulu selesai menjalankan tes SKD CPNS-nya. Walapun ternyata hasilnya banyak tidak lulus, itu tetap harus diterima. Nantinya, hasil secara keseluruhaan akan diserahkan bersamaan dengan hasil SKD pemprov ke BKN pusat.

Tinggal nantinya, BKN menentukan kebijakan, bisa diturunkan passing grade, atau justru tetap komitemen untuk tetap melanjutkan dengan standar CPNS yang telah di teliti dan dikaji bertahun-tahun tersebut. Seperti diketahui, hasil SKD pemprov sendiri, dari total peserta CAT 5.453 orang, yang memenuhi passing grade hanya 147 orang dari total kuota yang dibutuhkan 317 orang. “Nanti seperti apa kebijakannya, kita tunggu dari pusat,” tutup Sekda. (151)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*