Paslon Dikawal 12 Polisi

AKBP Sudarno SSos MH
AKBP Sudarno SSos MH

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH MHum melalui Kabid Humas AKBP Sudarno SSos MH memastikan bahwa setiap paslon walikota dan wakilnya akan dikawal masing-masing 6 orang anggota kepolisian.

Pelatihan ajudan atau pengamanan dan pengawalan terhadap pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu pun sudah digelar di Aula Serbaguna Polda Bengkulu, sejak Jum’at hingga Minggu (14/1).

“Untuk calon walikota dikawal 6 orang anggota begitupun dengan wakilnya, jadi satu pasangan (Paslon) dikawal sebanyak 12 orang anggota. Hal ini demi terciptanya keamanan bagi para paslon tersebut,” terang AKBP Sudarno SSos MH, kemarin (15/1).

Ia menjelaskan, proses rekrutmen Panwal ini dilaksanakan oleh jajaran Direktorat Pam Obvit Polda Bengkulu sebagai bentuk keseriusan Polda Bengkulu dan jajaran mendukung pengamanan pilkada.

“Sebagaimana diketahui, untuk wilayah Provinsi Bengkulu yang mengikuti kegiatan pilkada serentak tahun 2018 hanya Kota Bengkulu yaitu pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, sehingga proses pelatihan ini perlu dilakukan,” ucapnya.

Sudarno menjelaskan, nantinya personel polri yang terpilih dalam proses rekrutmen ajudan/panwal tersebut akan melaksanakan pengamanan melekat bagi calon walikota dan wakil walikota selama proses pilkada berlangsung dalam waktu 24 jam, yang mana cara kerjanya akan dilakukan secara bergantian.

“Nanti terserah sama paslonnya mau berapa anggota untuk melakukan pengawalan, baik siang hari maupun malam hari,” tuturnya.

Namun ia menegaskan, fokus pengamanan ini jangan sampai nanti malah disalah arti keberpihakan karena sesuai dengan arahan Kapolri yang menekankan sikap netralitas Polri yang tidak memihak siapapun selama proses pilkada berlangsung.

“Dengan kegiatan rekrutmen dan pelatihan ajudan/panwal ini kita tingkatkan pelayanan personel Polda Bengkulu bukan untuk memihak kepada paslon tersebut,” tegasnya kepada wartawan.

Selain itu, Sudarno juga mengemukakan, Polda Bengkulu ingin menunjukkan kesiapan dalam upaya menjamin stabilitas selama Pemilukada 2018 ini dengan adanya pengamanan pada setiap calon pasangan walikota dan wakil walikota Bengkulu yang mampu menetralisir setiap ancaman yang timbul dari pihak-pihak yang ingin memecah-belah.

“Selalu waspada terhadap berbagai potensi kerawanan dan selalu serius agar bisa diantisipasi sejak dini, serta jangan terlibat dalam kampanye-kampanye yang menguntungkan calon tersebut dan bagi para ajudan atau pamwal ini bisa bertugas setelah para peserta paslon walkot sudah diputuskan atau disahkan lolos atau tidaknya oleh KPU,” tutupnya. (529)