Pasien Covid-19 di Kabupaten Kepahiang Isolasi Mandiri

KEPAHIANG, bengkulu ekspress.com – Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kepahiang memutuskan Wg (74) warga Desa Taba Mulan Kecamatan Merigi yang positif menderita Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) untuk jalani isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari kedepan. Sang kakek tetap diizinkan tinggal bersama anggota keluarganya di kediaman mereka dengan syarat menerapkan protokol kesehatan. Tujuannya agar virus didalam tubuh kakek tidak menular kepada anggota keluarga lainnnya.

Dijelaskan Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kepahiang, Tajri Fauzan SKM MSi kebijakan isolasi mendiri kepada Wg diambil karena adanya permintaan pasien dan keluarga.
“Kita sudah turun kesana (Rumah Wg, red), keputusan Wg dan keluarga minta isolasi mandiri di rumahnya,” ungkap Tajri, Senin (3/8).

Tajri melanjutkan, selama menjalani isolasi mendari Wg dan keluarga mendapatkan pengawasan ketat dari dokter dan petugas Puskesmas Merigi.
“Ada pengawasan ketat dari pihak Puskesmas, ia ditangani dokter yang memantau kondisi kesehatannya,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan kesehatan Wg dinyatakan tidak memiliki penyakit bawaan. Sehingga meski menderita virus korona yang bersangkutan sama sekali tidak menunjukan gejala. “Kondisinya bagus, tidak ada gejala. Hasil pemeriksaan kesehatan juga tidak ada penyakit lainya ditubuh Wg,” tutup Tajri. (320)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*