Pasca Gempa, Nelayan Tetap Melaut

MUKOMUKO, BE – Pasca gempa yang terjadi hari Sabtu (16/5) lalu, tidak menjadi para nelayan di wilayah Kabupaten Mukomuko resah. Ini dibuktikan ratusan nelayan tetap melakukan aktifitas sebagaimana mestinya.

“Khusus nelayan di Pasar Bantal, Teramang Jaya. Tidak ada yang mengkhawatirkan hal itu. Ratusan nelayan tetap melakukan aktifitasnya,” kata Ketua Nelayan Pasar Bantal, Munzilin.

Menurut Munzilin, gempa yang terjadi tidak berdampak negatif, baik itu korban maupun kerusakan. Ini dibuktikan hingga hari ini (kemarin,red) tidak ada dampak negatif dari gempa berkekuatan 6,1 SR. Nelayan masih melakukan aktifitasnya untuk menafkahi keluarga khususnya yang berprofesi sebagai nelayan. “Yang berprofesi sebagai nelayan tetap menjalankan aktifitasnya untuk menghidupi keluarga,” ungkap Munzilin.

Hal senada disampaikan Sekretaris Nelayan Pantai Indah Mukomuko (PIM), Syahrial alias Buyung, ratusan nelayan tetap melaut sebagaimana mestinya. Yang dikhawatirkan nelayan adalah tingginya gelombang dan angin. Meskipun daerah ini termasuk rawan bencana gempa dan tsunami, kata Buyung, hal tersebut merupakan musibah dan tidak dapat diprediksi oleh siapapun.
“Tidak ada manusia yang bisa memprediksi kapan datangnya musibah. Jika dibuat panik dan khawatir khusus nelayan tidak akan bisa beraktifitas untuk menghidupi keluarga. Yang jelas di wilayah ini tetap menjalankan aktifitas dan hasilnya saat ini cukup lumayan meskipun ombak cukup besar,” ungkap Buyung. (900)