Pasar Pelajau Terancam Longsor

Foto : IST

PELAJAU, Bengkulu Ekspress – Bangunan pasar tradisional di Desa Pelajau, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) dalam kondisi terancam. Betapa tidak, bangunan los pada pasar tradiosional tersebut berlokasi di tepi jurang yang berpotensi besar terkena bencana longsor.

“Jika tak segera dibangun pelapis tebing, kami khawatir bangunan los lama akan ambruk akibat longsor. Terutama saat musim penghujan setelah kemarau panjang yang mengakibatkan struktur tanah menjadi gembur,” kata Kepala Desa (Kades) Pelajau, Ujang Supran sat diwawancarai Bengkulu Ekspress.

Selain mengancam bangunan pasar lama, sambung Ujang, bangunan los baru yang dibangun pada 2018, juga dalam kondisi berbahaya. Sebab, gedung yang dibangun menggunakan dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 618 juta tersebut berada di tepi jurang.

“Perlu diketahui, sebagian bangunan los berdiri di atas tanah timbunan. Sedangkan, pada bagian bawah tampak seperti jurang. Jika tak dibangun pengaman, bangunan los baru juga tak akan bertahan lama,” beber Ujang.

Lebih lanjut, Ujang menerangkan, kritik dan saran diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindakop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) ataupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Benteng dalam mengambil kebijakan.

“Apa yang kami sampaikan merupakan salah satu fakta yang terjadi di lapangan. Kami sangat berterima kasih dengan adanya pembangunan los baru. Meski demikian, kami harap pembangunan yang ada bisa bertahan lebih lama dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas. Terutama saat melakukan aktivitas jual beli setiap hari Jumat,” harap Ujang.(135)