Pasar Murah Gubernur Diserbu

Ary, pasar murah (2)
ARY/Bengkulu Ekspress
Kegiatan pasar murah dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan Gubernur Bengkulu yang dilaksanakan di Desa Teladan Kecamatan Curup Selatan diserbu warga.

CURUP, Bengkulu Ekspress– Kegiatan pasar murah dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan Gubernur Bengkulu diserbu warga. Hal tersebut terlihat dari ratusan warga mendatangi lokasi pasar murah yang dilaksanakan di Desa Teladan Kecamatan Curup Selatan Selasa (5/6) siang.

“Lumayan pak, harganya murah-murah jadi kita langsung datang kesini,” terang Wiwit (40) salah satu warga yang datang ke lokasi Pasar Murah.

Menurut Wiwit, harganya dihadirkan tersebut, memang jauh lebih murah dari harga yang ada di pasar. Ia mencontohkan saja, untuk harga telur ayam sendiri, hanya dijual Rp 40 ribu per karpet sedangkan dipasar dengan telur ukuran yang sama harganya mencapai Rp 45 ribu satu karpet.

Begitu juga disampaikan Widya (38) pembeli lainnya, harga sembako yang dihadirkan dalam pasar murah tersebut, memang cukup murah jauh lebih murah dibandingkan dengan harga yang ada dipasar. Oleh karena itu, ia bersama sejumlah ibu-ibu lainnya langsung mendatangi lokasi pasar murah tersebut. “tadi dikasih tau, katanya ada pasar murah disini, setelah kita datangi memang benar, kan lumayan selisihnya bisa untuk belanja yang lain,” aku Widya.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Prindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, Erik Rizal SSos menjelaskan kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu bekerjasama dengan TP PKK Provinsi Bengkulu serta sejumlah pihak lainnya. Dimana menurutnya kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan Gubernur Bengkulu.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan Safari Ramadan pak Gubernur, yang hari ini kita laksanakn di Rejang Lebong,” sampai Erik.

Dimana menurut Erik, di Desa Teladan tersebut merupakan kegiatan yang ketujuh selama Bulan Ramadan ini, dimana sebelumnya dilaksanakan disejumlah kabupaten lain di Provinsi Bengkulu, mulai dari Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kaur, Mukomuko, Seluma dan sehari sebelumnya di Kabupaten Lebong. “Besok (hari ini) akan kita laksanakan di Kepahiang, kemudian dilanjutkan di Bengkulu Tengah dan terakhir di Kota Bengkulu,” jelas Erik.

Dalam pasar murah tersebut, sejumlah sembako mereka jual mulai dari beras hingga ke daging beku. Untuk harga sendiri, menurut Erik sangat murah bahkan lebih murah dari harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah. Karena memang harga Sembago yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut adalah harga distributor langsung. Ia mencontohkan untuk minya goreng ukuran satu liter saja harga eceran tertingginya sebesar Rp 12.500 ribu, namun dalam pasar murah tersebut hanya dijual dengan harga Rp 11 ribu. “selain untuk menstabilkan harga, kegiatan ini kita berharap bisa membantu masyarakat sejahtera serta diharapkan bisa mengentaskan kemiskinan,” harap Erik.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, dalam kegiatan tersebut Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu menggandeng sejumlah pihak, seperti dari Bulog Sub Divre Rejang Lebong, Kemudian CV Bunga Mas sebagai salah satu distributor Sembako di Rejang Lebong, Dinas Pertanian Kabupaten Rejang Lebong dan sejumlah pihak lainnya.(251)