Pasar Kaget Wajib Terapkan Prokes

Herman Sunarya SH MH

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Memasuki bulan suci Ramadan, dipastikan pasar kaget atau jajanan ta’jil menjamur di dalam wilayah Bengkulu Selatan (BS). Mengingat saat ini masih pandemi Covid-19, maka di lokasi pasar kaget tersebut, wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Para penjual dan juga pengunjung pasar kaget wajib menggunakan masker,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (Disperindagkop dan UKM) BS, Herman Sunarya SH MH.

Dikatakan Herman, pasar kaget dimulai hari pertama bulan Ramadan hingga hari terakhir. Pasar kaget biasanya dipusatkan di Pasar Ampera, Pasar Kutau, Simpang Rukis, Taman Merdeka dan tempat- tempat lainnya. Untuk mencegah terjadinya berkerumun, dirinya meminta antar pedagang tidak terlalu berdekatan. Selain itu, juga para pembeli dapat mengatur jarak dengan pembeli lainnya.

“Antar pedagang dan pembeli wajib menghindari kerumunan,” ujarnya.

Dijelaskan Herman, dengan mematuhi prokes covid-19, maka dapat menekan angka penularan Covid-19. Sebab, Covid-19 sangat cepat menyebar pada tempat-tempat orang berkerumun. Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar warga BS selalu memakai masker, menghindari kerumunan dan selalu mencuci tangan sampai bersih. Dengan begitu, dirinya optimis selama Ramadhan, tidak ada warga yang terpapar Covid-19 selama berada di lokasi pasar kaget.

“Mari kita berdoa agar selama Ramadan ini, BS bebas dari penularan Covid-19,” harap Herman. (369)