Pasar Barukoto Segera Direvitalisasi


MEDI/BE Disperindag Kota Bengkulu segera merevitalisasi Pasar Barukoto.

Siapkan Dana Rp 1,5 Miliar

BENGKULU, BE – Rencana Pemerintah Kota Bengkulu untuk melakukan revitalisasi Pasar Barukoto I segera direalisasikan. Menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 1,5 milar, saat ini sedang dalam proses lelang di ULP Bengkulu dan rencananya paling lambat akan dikerjakan pada Agustus mendatang.



Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu, Hj Dewi Dharma MSi menerangkan, seluruh unit kios, auning dan los para pedagang akan diremajakan kembali sehingga lebih tertata sekaligus merehab sisi yang rusak sehingga lebih layak dari sebelumnya.

“Sekarang masih dalam proses, mudah-mudahan bulan depan sudah bisa dikerjakan, dan ditargetkan selesai paling lambat hingga Desember,” kata Dewi, kemarin.

Sesuai dengan arahan Wakil Walikota, Dedy Wahyudi sebelumnya bahwa Pasar Barukoto ini akan lebih dikembangkan, dengan menjadikan sebagai salah satu pusat oleh-oleh khas Bengkulu.

Sebab, lokasi pasar tersebut berada di tengah kawasan objek wisata seperti Benteng Marlborought, Pantai Jakat, Kampung Cina, Tapak Paderi, Thomas part, dan lainnya sehingga kawasan tersebut menjadi salah satu pusat kunjungan wisata. Dengan dijadikannya pusat oleh-oleh, tentu akan menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung kedalam pasar tersebut.

“Juga disediakan pusat kuliner, acesoris, oleh-oleh khas Bengkulu sehingga terpusat di pasar tersebut karena berada di area wisata,” jelas Dewi.

Tak hanya melakukan revitalisasi Pasar Barukoto saja, pihaknya juga akan mementingkan peremajaan pasar-pasar tradisional lainnya. Namun, menginggat anggaran terbatas, maka akan dilakukan secara bertahap dan pihaknya juga akan terus menjemput bantuan dana dari pusat sehingga pembangunan pasar bisa secara merata.

“Kita juga mengusulkan dua pasar lainnya agar mendapatkan bantuan dari Kementerian Perdagangan pada 2020 mendatang. Seperti Pasar Tanjung Gemilang dan Pasar Betungan. Sebab, selama ini dua pasar tersebut jarang tersentuh pembangunan,” ungkapnya.

Pihaknya berkomitmen untuk memajukan seluruh pasar tradisional menjadi lebih baik dari sebelumnya termasuk Pasar Panorama, Pasar Minggu, dan Pasar Pagar Dewa, dengan demikian maka akan berpengaruh terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai dengan program kerja pemerintah kota.

“Dengan adanya revitalisasi pasar ini maka kita harapkan tidak hanya meningkatkan omzet para pedagang saja tetapi juga berpengaruh terhadap peningkatan PAD dari sektor pasar,” pungkasnya. (805)