Pasar Barokoto Cikal Bakal Berdirinya Kota Bengkulu

Medi/Bengkulu Ekspress MERIAH: Pemerintah Kota Bengkulu yang dipimpin Penjabat Walikota H Budiman Ismaun MPd menggelar upacara dalam rangka Hari Jadi Kota Bengkulu ke 299 ini.
Medi/Bengkulu Ekspress MERIAH: Pemerintah Kota Bengkulu yang dipimpin Penjabat Walikota H Budiman Ismaun MPd menggelar upacara dalam rangka Hari Jadi Kota Bengkulu ke 299 ini.

HUT Kota Bengkulu ke-299

Pada Hari Jadi Kota Bengkulu ke-299 ini, seluruh ASN diminta untuk memahami sejarah berdirinya Kota Bengkulu yang saat ini telah menjadi kota dengan ribuan prestasi, dan kemajuan infrastruktur yang memadai. Diharapkan, hal ini menjadi semangat baru bagi para ASN untuk meningkatkan kualitas kerja agar cita-cita yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal.

Medi Kharya Saputra
Kota Bengkulu

HUT Kota Bengkulu ke-299 berhasil dikemas semeriah mungkin dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai perlombaan, pameran dan kegiatan gotong-royong yang dilakukan para ASN maupun masyarakat. Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kota juga mengajak para ASN untuk berziarah ke makam pahlawan, dan berziarah ke makam-makam pemimpin daerah Kota Bengkulu terdahulu, hal ini dilakukan agar ada semangat bagi para ASN untuk terus meningkatkan kualitas kerja di masa yang sekarang dan berlomba-lomba menghasilkan prestasi yang membanggakan. Karena, perjuangan para pahlawan yang sudah membangun Kota Bengkulu zaman dulu sangat mengharapkan kepada pemimpin atau para generasi yang sekarang untuk terus memajukan Kota Bengkulu.

Dihari puncak, Pemerintah Kota Bengkulu menggelar upacara di halaman Kantor Walikota, yang diikuti seluruh jajaran Pemerintah kota, DPRD kota, TNI/Polri, dan Pelajar. Setelah mengikuti upacara dengan khidmat, selanjutnya digelar paripurna istimewa di DPRD kota yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD kota, Yudi Dharmawansyah. Dengan suasana yang dibalut dengan pakaian adat Bengkulu, Yudi menceritakan sejarah terbentuknya Kota Bengkulu yang dahulunya di kuasai oleh beberapa kerajaan, yang melibatkan beberapa kali peperangan.

Kota Bengkulu memiliki catatan sejarah yang sampai saat ini masih dikenang oleh Dunia, berdasarkan peraturan daerah nomor 1 tahun 1991, Kota Bengkulu secara resmi ditetapkan pembentukannya sejak tanggal 17 Maret 1719 yaitu setelah Deputi Gubernur Inggris diperkenankan oleh Rajo-rajo Bengkulu untuk balik ke ujung karang. Namun sebelum kembali, terlebih dahulu pemerintah Inggris dipaksa untuk mendirikan pusat perdagangan yang dikasih nama pasar Marlabro, yang lazim disebut oleh orang Bengkulu pasar Malabro atau disingkat Brokoto, sebagai cikal bakal Kota Bengkulu.

Sebelum Inggris datang ke Bengkulu, sudah ada kerajaan-kerajaan yaitu kerajaan Sungai Serut, dan Kerajaan Sungai Lemau. Kerajaan Sungai Serut didirikan oleh Bintang Roano terkenal dengan gelar Ratu Agung, sedangkan Sungai Lemau dengan rajanya datuk baginda maharaja sakti yang berasal dari kerajaan pagarutung Sumatera Barat.

” Kerajaan Sungai Serut terletak di Bengkulu tinggi yang kini bernama bukit yang letaknya di Kampung Kelawi kecamatan Sungai Serut kini,” kata Yudi menceritakan Sejarah Kota Bengkulu didepan tamu undangan di dalam ruang sidang paripurna.

Lebih lanjut diceritakannya bahwa, Ratu Agung memiliki 7 orang anak yang bernama, Raden Cilli, Manuk Micor, Lemang Batu, Tajuk Rumpun, Rindang Papan, Anak dalam Muara Bangkahulu, dan Putri Gading Cempaka.

Anak ketujuh dari Ratu Agung yang bernama Putri Gading Cempaka ini memiliki wajah yang sangat cantik, dan kecantikannya pada saat itu tersohor sampai ke negeri Aceh.

Akhirnya putra raja Aceh datang untuk meminang putri Gading Cempaka. Dan setelah melakukan lamaran, Putra rajo Aceh ini diterima oleh Ratu Agung, mendapatkan kabar gembira akrhinya Putra Rajo Aceh ini kembali dulu ke negerinya.

Akan tetapi sewaktu Putra Rajo Aceh hendak melangsung pernikahan mendapatkan musibah yang tak dapat dielak, karena secara mendadak ayahanda Putri Gading Cempaka yakni Ratu Agung wafat.

Karena kerajaan Sungai Serut masih dalam keadaan berduka maka rencana pernikan terpaksa ditolak oleh kakak Putri Gading Cempaka yang bernama Raja Anak Dalam Muara Bangkahulu yang menjadi pengganti ayah menjadi raja Sungai Serut. Karena kecewa mendapatkan penolakan itu rupanya membuat Putra Raja Aceh sangat tersinggung dan terjadilah perang. Tapi karna lawan tak seimbang, maka kerajaan Sungai Serut cuma mampi bertahan sambil membuat empang atau blokade ke hulu sungai.

” Tentara Aceh dapat dikalahkan dan akhirnya balik ke Aceh. Keberhasilan membuat empang ke hulu inilah akhirnya diabadikan menjadi Bangkahulu yang sesudah kemerdekaan disebut Bengkulu, peristiwa ini terjadi tahun 1615. Dan akhirnya Putri Gading Cempaka dipinang oleh Datuk Bagindo Maharajo Sakti dari Kerajaan Pagaruyung Sumatera barat,” sampainya sambil menggunakan bahasa Bengkulu asli.

Singkat cerita,pada tahun 1714 sampai tahun 1918, Inggris dibawah deputi geubernur East India Company yaitu Yoseph Collet membangun Fort Marlborought di ujung karang,akan tetapi diusir oleh rakyat Bengkulu yang dipimpin oleh Pangeran Jenggalu.

Tetapi pada tahun 1923 Rajo Sungai Lemau memberikaniozin lagi ke Inggris untuk balik ke Bengkulu dengan syarat hanya diperbolehkan mendirikan pusat perdagangan di sekitar Benteng Marlboroght. Yang saat ini pasar itu diberi nama pasar Marlbro atau disingkat Brokoto. Sejak itulah lamo kelamoan besatu dengan pasar malabero dan akhirnya menjadi Kota Kecil yang disebut Bencoolen, yang setelah kemerdekaan RI menjadi Bengkulu.

“Harapan kita dengan momentum peringatan hari jadi Kota Bengkulu ini, kita buat sebagai wahana untuk mengenang dan mengambil hikmah dari serangkaian perjalanan historis berdirinya Kota Bengkulu yang penuh dengan perjuangan, keterbatasan, tantangan dan segala macam hambatan,” tutur Yudi.

Sementara itu, Penjabat Walikota, H Budiman Ismaun MPd, menyampaikan pada Hari Jadi Kota Bengkulu ke 299 ini, pembangunan sudah mulai tampak dan dirasakan oleh masyarakat. Namun, daerah ini masih akan terus dibenahi agar tercipta kenyamanan dan keamanan masyarakat yang semakin baik.

“Kita akan terus mengupayakan pembangunan. Baik itu infrastruktur, pariwsata, pendidikan, sosial dan fasilitas umum akan terus diperjuangkan,” ungkapnya dalam Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Bengkulu, kemarin (19/3).

Budiman berharap masyarakat Kota Bengkulu lebih nyaman melaksanakan kegiatannya. Tentu saja masih membutuhkan upaya bersama dan maksimal.

“Penguatan infrastruktur seperti jalan, trotoar, fasilitas umum lainnya akan terus dilanjutkan,” sampainya.

Namun, Budiman melanjutkan, pembangunan membutuhkan dukungan dan peran serta masyarakat. Dengan demikian, wajah kota bisa lebih cantik dan tertata modern. Sejauh ini, menurutnya, Bengkulu semakin mendapat tempat di nasional. Hal ini lantaran sudah banyak prestasi yang dicapai Kota Bengkulu.

“Semoga Kota Bengkulu menjadi kampung yang tidak hanya dirindukan masyarakat sumatera tapi juga dirindukan semua penduduk,” ungkapnya. (**)