Pasar Atas Jadi Icon Kota Curup

Ari, Bupati Rejang Lebong saat memantau pembangunan Pasar Atas Curup (1)CURUP, BE – Bupati Rejang Lebong H Suherman SE MM berencana menjadikan Pasar Atas sebagai icon Kota Curup selain Pasar Bang Mego.  Hal ini disampaikan bupati saat meninjau langsung pembangunan Pasar Atas, Selasa (14/10) siang.
“Kita ingin memastikan pembangunan pasar ini berjalan dengan baik sesuai dengan rencana. Karena pasar ini akan kita jadikan icon,” ungkap bupati saat ditanya awak media terkait tujuan Sidak yang ia lakukan.
Bupati berharap pembangunan yang dilakukan saat ini tidak mengecewakan masyarakat. Karena menurut bupati tidaklah mudah mendapatkan dana bantuan untuk pembangunan pasar tersebut.  Selain itu bupati juga berharap, siapapun nanti yang menjadi Bupati Rejang Lebong, dapat meneruskan pembangunan Pasar Atas khususnya untuk lokasi di belakang gedung utama pasar yang saat ini dibangun.
“Di belakangkan masih ada lahan, kita berharap juga nanti akan dibangun pasar bertingkat. Antara kedua bangunan ini diberi tangga penghubung berupa kios layaknya Mangga Dua Square. Dengan seperti itu Pasar Atas ini benar-benar akan menjadi icon baru Kota Curup,” harap bupati.
Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan pembangunan sendiri bupati menjelaskan hingga saat ini pembangunan sudah mencapai 60 persen. Bupati optimis pembangunan akan selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Sementara itu, kontraktor pelaksana pembangunan, Dedi menjelaskan  Pasar Atas akan dijadikan sebanyak 50 kios ditambah fasilitas ibadah di lantai paling atas.  Menurut Dedi pihaknya Optimis pembangunan akan selesai dilaksanakan pada bulan November nanti, sehingga bulan Desember sudah bisa ditempati oleh para pedagang.
“Kalau jadwal yang tertera pembangunan ini selesai hingga tanggal 5 November, namun karena pembangunan yang kita lakukan mundur dari jadwal awal sehingga selesainya juga akan kita prediksi mundur. Tapi akhir November pasti sudah selesai,” jelas Dedi.
Ditambahkan Dedi, mundurnya jadwal pembangunan tersebut dikarenakan para pegadang bbelum pindah dari kios mereka sebelum pembangunan dilaksanakan. Dan beberapa hari jadwal yang telah ditentukan para pedagang baru pindah dan mereka baru mulai melaksanakan pembangunan. (251)