Pasangan Susilawati-Ruswan Kembalikan Berkas ke PKS

ARY/Bengkulu Ekspress
Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Hj Susilawati SE MM dan H Ruswan YS SSos MSi saat mengembalikan berkas ke DPD PKS Rejang Lebong Selasa (29/10) sore kemarin.

CURUP, Bengkulu Ekspress– Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Hj Susilawati SE MM dan H Ruswan YS SSos MSi atau yang akrab disapa Wek mengembalikan berkas ke DPD PKS Rejang Lebong. Keduanya mengembalikan berkas pada Selasa (29/10) sore kemarin.

Saat mendatangi DPD PKS Rejang Lebong sekitar pukul 16.30 WIB, pasangan Susilawati dan Ruswan didampaingi dewan pakar DPD Nasdem Rejang Lebong H Suherman SE MM dan sejumlah pengurus DPD Nasdem Rejang Lebong.



“Ini merupakan partai ketiga yang kami kembalikan berkas pendaftaran,” ungkap Susilawati didampingi Ruswan usai mengembalikan berkas di DPD PKS Rejang Lebong yang ada di Jalan Suprapto Kelurahan Talang Rimbo Lama Kecamatan Curup Tengah Selasa sore kemarin.

Dijelaskan Susilawati, sebelumnya keduanya telah mengembalikan berkas di Partai Hanura dan Partai Nasdem Rejang Lebong. Dijelaskan Susilawati dalam proses penjaringan Balon Kada di Kabupaten Rejang Lebong, ia bersama Ruswan tidak sembarang mendaftar karena menurutnya hingga saat ini baru dirinya dan Ruswan yang sudah memastikan berpasangan dalam Pilkada serentak 2020 mendatang.

Dimana menurut Susilawati dalam Pilkada serentak 2020 mendatang yang akan menjadi calon bupati adalah dirinya sedangkan wakil bupatinya adalah Ruswan.”Sambutan dari DPD PKS sangat baik, kami berharap kami nanti PKS bisa merekomendasikan kami untuk diusung dalam Pilkada serentak 2020,” harap Susilawati.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Rejang Lebong, Ahmad Heryanto mengungkapkan hingga kemarin sudah ada pendaftar yang telah mengembalikan berkas ke DPD PKS Rejang Lebong. Hanya saja menurutnya hingga kemarin baru pasangan Susilawati dan Ruswan yang mengembalikan secara berpasangan.”Hingga saat ini baru pasangan ibu Susilawati dan pak Ruswan yang mengembalikan berkas yang berpasangan, sedangkan sisanya masih sendiri-sendiri,” terang Ahmad Heryanto.(251)