Pariwisata Bisa Meningkatkan PDRB

Ary/BENGKULU EKSPRESS Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong saat membuka kegiatan pelatihan tata kelola destinasi wisata dana DAK non fisik Rabu (3/7) kemarin

CURUP, Bengkulu Ekspress – Perkembangan pariwisata di Kabupaten Rejang Lebong saat ini diharapkan bisa meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Rejang Lebong. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Dra Upik Zumratul Aini MSi.

“Pengembangan pariwisata menjadi salah satu visi dan misi pemerintah Kabupaten Rejang Lebong karena dengan pariwisata kita berharap PDRB Kabupaten Rejang Lebong bisa meningkat,” sampai Upik di sela-sela kegiatan pelatihan tata kelola destinasi wisata dana DAK non fisik yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (3/7)

Sektor pariwisata diharapkan bisa meningkatkan PDRB Rejang Lebong, karena menurut Upik dengan meningkatkan PDRB maka akan menekan inflasi yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong serta bisa menurunkan kemiskinan. Untuk mencapai itu semua, maka menurut Upik pariwisata harus mendukung ekonomi kerakyatan.

Untuk memaksimalkan potensi wisata sehingga bisa meningkatkan PDRB Kabupaten Rejang Lebong, maka menurut Upik salah satu upaya yang mereka lakukan yaitu menggelar pelatihan tata kelola destinasi wisata yang akan dilaksanakan sampai Jumat (5/7)



“Dengan adanya pelatihan ini, kita berharap pengelolaan wisata di Kabupaten Rejang Lebong bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan,” harap Upik.

Dijelaskan Upik, dengan adanya kegiatan pelatihan yang diikuti oleh para pengelola wisata yang ada di Rejang Lebong tersebt, Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong ingin para pengelola wisata bisa mengelola destinasi wisata yang mereka kelola selama ini.

Upik mencontohkan sebagian besar objek wisata yang ada di Kabupaten Rejang Lebong yang tengah berkembang adalah kebun bunga dengan jenis buga semusim. Dengan pelatihan yang diberikan tersebut para pengelola taman bunga bisa mengetahui kapan waktu yang pas untuk menanam bunga termasuk cara merawat dan mengelola.

“Dengan pelatihan ini mereka bisa tahu kapan waktu yang pas untuk menanam bunga, jangan sampai salah waktu tanam sehingga saat banyak pengunjuk seperti saat lebaran kemarin justru bunganya tidak berbunga,” sampai Upik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rejang Lebong RA Denni SH MM saat membuka kegiatan mengungkapkan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata tersebut merupakan langkah yang tepat.

Karena menurut Sekda Kabupaten Rejang Lebong banyak sekali objek wisata, hanya saja belum dikelola dengan baik sehingga hasil yang diharapkan juga belum maksimal. “Dengan adanya kegiatan ini kami berharap pengelolaan wisata di Kabupaten Rejang Lebong bisa lebih baik lagi sehingga pengunjungnya akan semakin banyak,” harap Sekda.

Masih menurut Sekda, keberadaan sektor pariwisata akan memiliki dampak yang luas bagi masyarakat Rejang Lebong kedepannya. Karena dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjungb ke Rejang Lebong, maka akan memicu tumbuhnya ekonomi-ekonomi baru di Kabupaten Rejang Lebong seperi perhotelan, kuliner hingga souvenir.

Dengan tumbuhnya ekonomi-ekonomi tersebut maka menurutnya bisa mensejahterakan masyarakat Rejang Lebong. Selain itu, Sekda juga mengingatkan dalam memaksimalkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Rejang Lebong tersebut, maka menurutnya tidak bisa maksimal bila hanya dilakukan oleh Dinas Pariwsata sendiri, namun perlu adanya koordinasi dengan OPD lainnya yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.(251)