Paripurna Terkait Jawaban Eksekutif Terhadap APBD 2018

foto berita penyampaian jwaban ApBD 2018
APRIZAL/Bengkulu Ekspress :
Bupati Bengkulu Utara Ir H Mian dalam Rapat Paripurna Terkait Jawaban Eksekutif Terhadap APBD 2018

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – DPRD kabupaten Bengkulu Utara menggelar rapat paripurna dengan agenda jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD di kabupaten Bengkulu Utara terhadap rancangan perda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun 2018, Rabu (19/8).

Dimana pada rapat sebelumnya beberapa fraksi telah menyampaikan pandangan umum terhadap rancangan perda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD kabupaten Bengkulu Utara, satu diantaranya, mengenai sektor pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki peran yang cukup besar dalam perekonomian Kabupaten Bengkulu Utara, karena sebagian besar penduduk Bengkulu Utara bekerja dalam sektor pertanian terutama masyarakat pedesaan. Namun demikian perannya dalam perekonomian terus menurun.

Terkait hal tersebut Bupati menjelaskan saat ini Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui dinas tanaman pangan hortikultura dan peternakan Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2018 telah mendukung program pajale, padi, kedelai dan program siwab. Menurutnya, pajale untuk penanaman padi gogo 3900 hektar dan jagung 830 hektar program siwab 3000 ekor sapi betina.

“Semua program ini akan berkelanjutan karena sudah dirasakan oleh masyarakat dan terus mendukung semua usaha masyarakat dalam usaha pertanian,” terangnya.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, tahun 2018 ini telah dibangun jalan usaha tani 6 lokasi dan pembangunan saluran irigasi 15 lokasi. “Semuanya ini guna mendukung program berkelanjutan ketahanan pangan dan mendukung program pengentasan kemiskinan melalui program pertanian tanaman pangan hortikultura dan peternakan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga Bupati juga menanggapi dari penyampaian dari fraksi tentang seberapa jauh serapan anggaran pada setiap SKPD sehubungan tinggal beberapa bulan lagi efektif kerja dan bagaimana pemerintah daerah dalam menyikapi atau mengambil tindakan terkait dengan beberapa SKPD yang masih rendah dalam penggunaan anggaran APBD tahun 2018.

Bupati menerangkan, bahwa bawa penyerapan anggaran di Kabupaten Bengkulu Utara saat ini sudah mencapai angka 69, 80%. berdasarkan hasil evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran yang dilakukan berkala pada tanggal 10 September 2018 yang lalu hingga saat ini masih terdapat 12 SKPD yang berada pada deviasi di atas kurang 10% terhadap 12 SKPD yang penyerapan anggaran nya berada pada deviasi di atas 10%. Kami telah melakukan upaya percepatan penyerapan anggaran khususnya dana alokasi khusus.

Langkah konkret utama lainnya yang dilakukan adalah koordinasi internal terkait dengan percepatan pelaksanaan proses pengadaan barang atau jasa pemerintah yang hingga saat ini sudah mencapai target terealisasi sebesar 97, 67%, baik sumber dana APBD maupun sumber dana APBN. Secara keseluruhan kita sangat optimis sumbatan dalam penyelesaian masalah penyerapan anggaran akan dapat diatasi dengan baik.

“Kami tentunya memohon dukungan penuh dari lembaga dewan perwakilan rakyat daerah Kabupaten Bengkulu Utara agar realisasi anggaran tahun 2018 dapat terealisasi dengan maksimal,” terangnya.



Menanggapi pandangan umum yang disampaikan oleh beberapa fraksi tersebut, Bupati Bengkulu Utara Ir H Mian mewakili badan eksekutif kabupaten Bengkulu Utara mengapresiasi kepada seluruh fraksi DPRD atas pandangan umum yang telah disampaikan pada rapat paripurna sebelumnya, Selasa 18 September 2018 yang mana bertujuan demi kesempurnaan pembentukan perda Kabupaten Bengkulu Utra tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun 2018.

“Saya yakin jawaban ini belum dapat memenuhi keinginan atau kepuasan anggota dewan yang terhormat untuk itu kiranya hal-hal yang memerlukan pendalaman pembahasan rapat dibahas pada saat rapat kerja komisi yang membidangi bersama eksekutif,” tutupnya.(cw1)