Paripurna, Minim Dewan Hadir

2)ada fotoJefryy/Bengkulu Ekspress- paripurna pandangan akhir fraksi yang minim anggota DPRD Seluma.

TAIS,Bengkulu Ekspress– Sesuai rencana, kemarin pukul 10.00 WIB merupakan jadwal sidang paripurna dengan agenda pandangan akhir fraksi di DPRD Seluma terhadap lima raperda. Hanya saja, peripurna pun tepaksa di skor dua kali dengan alasan minimnya anggota DPRD yang ikut hadir.

“Dengan rasa malu dan tidak quorum dalam pengesahan lima raperda batas anggota DPRD tidak hadir sehingga paripurna kita skor sampai waktu yang tidak ditentukan,”tegas Waka I DPRD Seluma Ulil Umidi SSos Msi dalam sidang paripurna ke

maKeseluruhan nggota DPRD Seluma berjumlah 30 orang. Hanya saja, yang hadir paripurna kemarin hanya dihadiri sebanyak 15 orang anggota DPRD Seluma. Namun karena masih belum korum, maka paripurnapun di skor hingga pukul 13.00 WIB.

Hanya saja, hingga pencabutan skor pukul 13.00 WIB korumnya anggota DPRD Seluma belumlah terpenuhi hanya 13 orang saja yang ikut paripurna. Bukan itu saja, pejabat eselon II dan III pun hanya beberapa orang yang hadir.

Termasuk liding sektor raperda yang hendak disahkan tersebut. Sehingga pimpinan paripurna menskor jalannya paripurna hingga batas waktu.  “Paripurna akan dijadwalkan ulang, mengingat stelah di skor dua kali anggota DPRD malah berkurang bukannya bertambah. Begitu juga dengan eksekutif yang hadir sedikit sekali,”sambungnya.



Sementara itu, Ketua DPRD Seluma Tenno Heika SSos MM menerangkan ketidak hadirannya di sebabkan tengah sakit dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit(RD). Hanya saja, saat ini tinggal pemulihan dari sakit yang dialaminya. “Saya kerena sakit dan di rawat inilah menyebabkan tidak bisa hadir. Namun jika sehat maka paripurna saya yang akan memimpinnya,”ujar Tenno.

Sementara itu, beberapa orang anggota DPRD seluma yang tidak hadir saat akan di konfirmasi nomor ponsel genggamnya tidaklah aktif dan susah untuk di hubungi. Terkait hal itu, Wakil Bupati Seluma Suparto Msi yang hadir dalam Rapat Paripurna ini mengatakan, memang untuk OPD yang tidak hadir dalam rapat karena mereka masih ada acara. Namun dirinya juga meminta kalau kepala OPD tidak hadir seharusnya ada wakil yang hadir.

“Memang beberapa OPD lagi ada acara, tapi tetap yang penting ada perwakilannnya, “tegas Wabup.

Dijadwalkan, kemarin sidang paripurna dengan agenda Pandangan Akhir Fraksi tentang lima raperda. Raperda tentang pengelolaan zakat infaq dan sedekah. Raperda perubahan Perda nomor 2 tahun 2015 tentang pemilihan kepala Desa. Raperda tentang Penanggulangan Narkoba. Raperda tentang Makanan dan minuman yang memabukkan. Raperda tentang pedoman tata cara pembentukan dan pengetolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).(333)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*