Paripurna Dewan, Eselon II dan III Tidak Diundang

CURUP, BE – DPRD Rejang Lebong (RL) melakukan aksi balas dendam terhadap pejabat eselon II dan III Pemkab RL saat melakukan aksi walk out (WO) pada paripurna pandangan akhir laporan pertanggung jawaban (LPJ) APBD TA 2011 beberapa munggu yang lalu.

Kemarin saat paripurna penyampaian nota pengantar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun anggaran 2012 sekretariat dewan tidak memberikan undangan untuk pejabat tersebut.

Akibatnya, puluhan pejabat  terlihat  berada di luar ruang sidang, meski acara sudah dimulai. ” Masa paripurna yang agendanya berkaitan  kegiatan SKPD kami tidak di undang.

Dewan jangan kekanak-kanakan dengan membiarkan kami tetap di luar ruang sidang, tanpa bisa mengikuti berbagai kegiatan yang berlangsung di paripurna,” ucap kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir Afni Sardi MM.

Menurutnya, DPRD tidak bisa membahas APBDP jika SKPD tidak dilibatkan untuk kegiatan  paripurna. ” Kami tetap di sini meski tidak diundang, karena masih menghormati lembaga ini,” katanya.

Sementara itu dalam ruang sidang, Ketua DPRD RL Drs Darussamin yang memimpin paripurna membenarkan  tidak dilibatkannya sejumlah kepala SKPD dalam paripurna.

” Kami berharap situsi seperti ini bisa berakhir, seusai sidang kami mengundang bupati, Sekda, dan anggota forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) untuk membahas khusus persoalan ini,” jelas Darussamin di ruang sidang yang dihadiri 23 anggota dewan.

Terpisah, anggota DPRD RL Herizal Apriansyah  meminta pimpinan tetap melanjutkan sidang meski tanpa kehadiran sejumlah kepala SKPD. ” Kami ingin ada komitmen dari Bupati dan Sekda, sejumlah kepala SKPD tidak mengecilkan lembaga dewan dengan kegiatan yang mengganggu jalannya sidang paripurna.

Meninggalkan ruang sidang pada saat peripurna masih berlangsung,” ujarnya.
Walaupun terjadi persoalan, penyampaian nota pengantar APBDP tahun anggaran 2012 tetap berjalan, dimana Bupati RL H Suherman SE MM  membacakan nota pengantar APBD perubahan.

Pantauan wartawan, usai paripurna digelar sejumlah pimpinan dewan, Sekda, dan anggota (FKPD) sertapimpinan fraksi menggelar pertemuan tertutup di ruang pertemuan pimpinan dewan. (999)