Panwas Desak Tambah Anggaran

BENGKULU, BE – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Bengkulu mendesak agar anggaran yang mereka butuhkan segera ditambah oleh Pemerintah Kota Bengkulu.  Sejauh ini Panwas hanya memiliki anggaran sebesar Rp 100 juta dari APBD-Perubahan, sedangkan anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 400 juta.  “Kalau Pilwakot tetap dilaksanakan pada 22 Desember, maka Panwaslu hanya bisa mengawasi tahapan dan bisa mengaktifkan Panwascam dan PPL hanya 1 bulan dari dana Rp 100 juta tersebut.  Untuk sampai pleno mungkin tidaka ada lagi pengawasan dari Panwas dan PPL,” kata ketua Panwalu kota, Drs Taufik Mantan MSi dalam jumpa pers di sekretariat Panwaslu, kemarin.

Ia mengungkapkan pihaknya telah berupaya mencari tambahan kekurangan anggaran tersebut dengan cara menemui Caretaker Walikota, namun Walikota sendiri akan berupaya menganggarkannya pada APBD 2013  yang saat tengah di bahas di DPRD kota.
Menurutnya, bila pelaksanaan Pilwakot tetap 22 Desember  maka ada tahapan-tahapan yang luput dari pengawasan, karena masa kerja anggota Panwascam dan PPL sendiri hanya mampu 1 bulan. Jika ada tahapan yang tidak diawasi, maka Pilwakot tersebut cacat hukum dan harus dibatalkan.

“Kami tidak mempermasalahkan jika pemungutan suara tetap dilakukan tanggal 22 Desember, tapi ada tahapn yang tidak diawasi dan indikasinya cacat hukum sesuai dengan UU pemilu Nomor  15 Tahun 11,  bahwa apabila cacat hukum maka harus dibatalkan. Itu persoalannnya kalau tetap dilakukan pada 22 Desember itu kecualai ada anggarannya oleh emda kota,” terangnya.
Dana tersebut sebanyak Rp 300 juta tersebut akan digunakan untuk membayar honor, uang makan dan transportasi 67 PPL, 67 Panwascam, dan 36 staf sekretariat Panwascam. Selian itu, dana itu juga digunakan untuk membayar sewa sekretariat selama 2 bulan, ATK dan kebutuhan lainnya.

Ia mengungkapkan pada awalnya dana yang disediakan untuk Panwaslu hanya untuk putaran pertama sebesar Rp 2 miliar. Dan dana itu hingga saat ini sudah habis tanpa sisa.
“Pada dasarnya kami tidak meminta pelaksanaan Pilwakot ini harus ditunda, tapi perlu dipertimbangkan agar Pilwakot ini tidak menimbulkan masalah dibelakang hari,” tukasya.(400)