Pantau Janji Pilwakot

BENGKULU, BE – Warga Kota Bengkulu diiimbau untuk memantau pelaksanaan janji politik yang disampaikan oleh kandidat Walikota dan Wakil Walikota terpilih.  Sebab tanpa pemantauan, pemilihan yang diselenggarakan dengan anggaran puluhan miliar rupiah tersebut dinilai akan menjadi sebuah bayaran yang sangat mahal dan akan terbuang percuma.

“Warga harus membiasakan diri untuk memelototi program kerja pemenang Pilwakot.  Pantau terus bagaimana programnya itu direalisasikan.  Kalau tidak, bisa jadi Pilwakot yang kita selenggarakan dengan dana puluhan miliar itu akan terbuang sia-sia,” ujar Ketua Kelompok DPD di MPR RI Dipl Ing H Bambang Soeroso, belum lama ini.

Sudah seharusnya, lanjut Bambang, warga memiliki akses terhadap pemimpin yang dipilihnya.  Karena dipilih dalam sebuah pemilihan langsung, pasangan pemenang seharusnya mampu membuka akses luas dan tak terbatas terhadap keluhan warga masyarakat.  “Mereka harus membangun dinamika komunikasi yang partisipatif dan berlangsung dua arah sehingga suara masyarakat benar-benar terdengar di relung hati mereka,” paparnya.

Seruan yang sama juga disampaikan akademisi sekaligus pengamat politik Drs Lamhir Syam Sinaga MSi. Ia sangsi apabila dilepaskan begitu saja, maka proses pemilihan langsung yang berlangsung saat ini akan dibajak oleh segellintir partai politik yang berkuasa dibelakang kandidat pemenang. “Penilaian kami, partai politik itu melulu diskusinya masalah proyek dan proyek. Jarang ada yang mau berbicara tentang kepentingan masyarakat umum,” tukasnya. (cw1)