Pansus Piwabup Kunjungan Garut

20130722_103753CURUP, BE – Jelang pemilihan wakil bupati (Pilwabup) Rejang Lebong
(RL) 3 Agustus 2013 mendatang, panitia khusus Pilwabup, Selasa (23/7) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut Jawa Barat. “Kita memilih Kabupaten Garut sebagai tempat kunjungan kerja, karena kabupaten ini merupakan daerah tingkat 2 pertama di Indonesia yang melakukan proses pergantian antar waktu wakil bupati yang terpilih melalui jalur indepanden,” ujar Ketua Pansus Herizal Apriansyah, S.Sos melalui telepon seluler miliknya, kemarin.
Hanya saja kekosongan jabatan Wabup terjadi lantaran Dicki Candra yang menjabat Wabup saat itu mundur sebagai dari jabatannya. “Pertemuan kami lakukan di kantor DPRD Kabupaten Garut, dan dipimpin langsung Ketua DPRD RL Drs Darussamin, dan diterima oleh mantan Pansus pemilihan wakil bupati Garut yang diketuai H. Asep Suparna,” terang Herizal.
Dalam pertemuan yang penuh dengan keakraban tersebut, Pansus banyak menerima masukan dari mantan Ketua Pansus pemilihan wakil bupati Garut.   Diantaranya walaupun bupati dan wakil bupati terpilih melalui jalur independen, apabila terjadi pergantian antar waktu tidak mesti penggantinya pun dari independen.  “Calon dari Parpol juga dapat
mengikuti penjaringan sebagai calon Wabup, karena komunikasi yang baik antara bupati dan DPRD, calon yang di usulkan bupati ke DPRD terdiri satu orang dari independen dan satu orang dari partai politik,” ungkap Herizal.
Selanjutnya, sambung Herizal, dalam proses verifikasi, Pansus mendapatkan masukan perlunya kehati-hati dan selektif,  jangan sampai
di kemudian hari terdapat permasalahan atas keabsahan persyaratan calon, sebagai contoh keabsahan ijazah berupa kesesuaian nama dan tempat tanggal lahir di masing-masing ijazah harus dilakukan verifikasi faktual ke sekolah sekolah tempat yg bersangkutan menyelesaikan pendidikan begitu pula yang lainnya.  Selain mendapatkan masukan dan pengalaman dari mantan Pansus pemilihan wakil bupati Garut, Pansus juga memperoleh bahan-bahan yang mendukung pelaksanaan pemilihan Wabup diantaranya tata tertib pemilihan.
“Pertemuan ini jelas sangat bermanfaat bagi Pansus untuk persiapan melakukan pemilihan wakil bupati nanti.  Proses pemilihan wakil bupati
dari jalur independen ini merupakan hal yang baru di Indonesia. Kita
tidak mau proses yang telah kita lakukan nantinya bermasalah  dan
merugikan salah satu calon,” tegasnya.
Selain melakukan kunjungan ke Kabupaten Garut, Pansus pemilihan
Cawabup juga telah menjadwalkan pertemuan dengan Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri pada tanggal 25 Juli 2013 di Jakarta.
“Penghimpunan data ini sangat penting sebagai bahan referensi Pansus
jelang Pilwabup mendatang,” tutup Herizal. (999)