Pansus Buka Pengaduan

TAIS, BE – Pansus temuan BPK DPRD Seluma setelah mulai melakukan cek fisik proyek bermasalah, kini membuka posko pengaduan masyarakat secara terbuka. Dikatakan insiator Pansus, Jonaidi SP, anggota pansus yang menindaklanjuti temuan BPK yang menyebutkan bahwa puluhan miliar rupiah uang APBD Seluma tahun 2011 bocor itu, perlu bantuan informasi masyarakat untuk memastikan kembali temuan BPK itu.

”Kita membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melaporkan kalau ada proyek fiktif seperti yang ditemukan BPK. Kita menjamin kerahasiaan siapa pelapor. Karena kebocoran uang negera itu harus diungkap tuntas,” kata Jonaidi.

Menurut Jonaidi, Pansus DPRD yang beranggotakan 11 orang tersebut ining melakukan kroscek ulang terkait temuan BPK. Selain itu, katanya hasil temuan BPK yang yang dimuat di dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) belum tentu semuanya terkaper. Karena diketahui BPK melakukan pemeriksaan fisik proyek hanya dengan sistem sampel.

”Siapa tahu, masih ada proyek pembangunan fiktif lainnya yang kebetulan tidak ditemukan oleh BPK. Kalau ada hal itu, kita berharap masyarakat melaporkannya kepada kita, akan ditindaklajuti lagi,” kata Jonaidi. (444)