Pangan Lokal Terabaikan

KARNG TINGGI, BE – Potensi pangan lokal di Bengkulu Tengah, sebenarnya cukup menjanjikan. Hanya saja potensi ini belum digarap masyarakat. Juga belum mendapat pembinaan dari pemerintah. Sehingga panganan lokal terabaikan. Salah satu pangan lokal milik Benteng yang terabaikan ini adalah Ganyong. Panganan ini berupa umbi-umbian yang berkembang di Desa Harapan Makmur. Didesa lain belum dikembangkan. Karena banyak warga yang belum tahu.

Ketua TP PKK Bengkulu Tengah, Elvita Ferry, menegaskan pengembangan potensi  pangan alternatif buuh pembinaan. Untuk itu PKK dengan bantuan dana dari Pemkab, mengupayakan potensi pangan daerah seperti Ganyong itu bisa dikembangkan.

“Beberapa desa butuh pembinaan mengembangkan potensi pangan daerah. Sehingga disaat krisis pangan bisa dimanfaatkan. Tanaman Ganyong ini solusi ditengah kondisi krisi pangan,” ungkapnya.

Desa Harapan Makmur yang sudah lebih dulu mengembangakan Ganyong, saat ini sudah merasakan hasilnya. Cukup banyak warga yang mau mengkonsumsi Ganyong. Sudah banyak warga yang memanfaatkan  Ganyong sebagai sumber pangan alternatif, selain nasi. Sehingga warga Harapan Makmur pun banyak membudidayakan Ganyong ini.

“Kita  mengecek langsung, dimana makanan sehat bisa didapatkan. Sehingga bisa kita kenalkan lebih luas lagi, dan diolah dan bisa dikenalkan sebagai icon Benteng,” tukasnya.

TP PKK Benteng, mengharapkan makanan olahan dari ganyong bisa lebih luas lagi. Sehingga produk olahannya menjadi lebih baik. Sebagaiman Tortila yang sudah terkenal menjadi icon dari Kabupaten Mukomuko. (160)