Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Kinerja Bank Bengkulu

Foto Hendrik/ BE – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2020 (RUPS TB 2020) di Graha Bank Bengkulu, Kamis (18/3).

BENGKULU, Bengkuluekspress.com – ┬áPT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu mencatatkan kinerja positif hingga 31 Desember 2020 meskipun perekonomian sedang terdampak pandemi Covid-19. Hal itu diungkapkan Direktur Utama Bank Bengkulu Agusalim, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2020 (RUPS TB 2020) di Graha Bank Bengkulu, Kamis (18/3).

“Di tengah ketidakstabilan kondisi perekonomian global di tengah-tengah pandemi Covid-19 ini, Bank Bengkulu masih mampu menunjukkan pertumbuhan dan performa kinerja keuangan yang memuaskan
bila dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya,” kata Agusalim.

Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan keuangan, pencapaian kinerja
Bank Bengkulu per 31 Desember 2020 berhasil membukukan Laba bersih sebesar Rp. 118,00 miliar sedangkan jika dibandingkan, laba bersih Bank Bengkulu per Desember 2019 sebesar Rp. 106,51 milyar.

“Dibandingkan tahun 2019 perolehan laba bersih per 31 Desember 2020 mengalami kenaikan Y-o-Y sebesar
110,78 persen,” ujarnya.

Menurutnya catatan positif tersebut didorong juga pada posisi kinerja keuangan Bank Bengkulu. Dimana pada akhir Desember 2020, aset Bank Bengkulu berada diposisi Rp. 7,72 triliun.

Pertumbuhan aset Bank Bengkulu itu, sambungnya pada tahun 2020 sebagian besar didorong oleh peningkatan aktivitas utama penyaluran dana, kredit yang diberikan yang tumbuh sebesar 10,94 persen. Sehingga pertumbuhan aset mencapai 76,15 pesen dari total aset yang ada.

“Selain itu jumlah dana pihak ketiga (DPK) dari nasabah Bank Bengkulu pada akhir tahun 2020 tercatat sebesar Rp 6,28 miliar, naik 21,91 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 5,23 miliar,” jelasnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan penghimpunan dana sebagian besar masih didorong oleh peningkatan produk deposito berjangka yang meningkat sebesar Rp 1,43 Triliun atau naik sebesar 47,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah mengatakan dari sisi kinerja Bank Bengkulu mencatat laba pertumbuhan aset dan lainnya menunjukkan angka-angka yang positif. Termasuk posisi sekarang Bank Bengkulu memang sudah berada pada posisi Bank buku 2.

“Tentu Bank Bengkulu harus mampu bertransformasi untuk membuat jenis-jenis layanan baru sesuai dengan kapasitasnya kedepan,” tegasnya.

Politisi Golkar itu mengharapkan, bagaimana meningkatkan mutu layanan dan jenis-jenis layanan baru yang harus dikeluarkan oleh Bank Bengkulu. Kemudian bagaimana laba itu akan terus ditumbuhkan untuk lebih besar.

“Lalu modal inti juga bagaimana caranya juga akan semakin meningkat. Sebagaimana persyaratan dari keputusan OJK terkait dengan apa peraturannya,” tutupnya.

Ia menambahkan, Bank Bengkulu ini bank milik pemerintah daerah, milik masyarakat Bengkulu bersama. Maka eksistensi kemajuan dan perkembangan itu menjadi tanggung jawab penuh bagi pemerintah baik provinsi, kabupaten/kota, dan masyarakat Bengkulu. (HBN)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*