PAN Juga Siapkan Kader Ramaikan Bursa Cawagub

BENGKULU, BE – Partai Amanat Nasional (PAN) juga bakal menyiapkan kader untuk ikut dalam bursa Pilwagub (Pemilihan Wakil Gubernur). Sebagai partai pengusung, PAN juga memiliki hak untuk mengajukan calon  wagub. Namun kandidat wagub tersebut saat ini dibahas, mengingat proses pilwagub belum dilakukan.

“Yang jelas nanti PAN juga akan menyiapkan kandidat wagub, siapa orangnya akan diputuskan dalam rapat internal partai,” kata Ketua DPW PAN Provinsi H Helmi Hasan SE.

Ia mengatakan, PAN akan membuka peluang bagi kader partai dan luar partai untuk ikut dalam bursa Pilwagub tersebut. Proses seleksi akan dilakukan oleh tim. Namun hasil akhir akan diputuskan oleh DPP PAN. “PAN berkomitmen calon yang akan diusulkan adalah calon-calon yang memiliki integritas bisa bekerjasama dengan gubernur,” katanya.

Menurutnya, banyak tokoh-tokoh di Bengkulu yang pantas menduduki kursi wagub yang patut dipertimbangkan. Seperti anggota DPRD Provinsi Heri Susanto, Parial SH, Inzani Muhamad dan kader-kader PAN lainnya. Tokoh non partai juga layak diusung antara lain Rektor UMB DR Khairil MPd, pendiri PAN Ahmad Dasan SH, MH, Rektor IAIN H DR. Sirajuddin dan tokoh-tokoh lainnya.
“Pada intinya PAN akan mencalonkan sosok seperti yang diinginkan rakyat,” ujarnya.

Penjaringan wakil gubernur untuk mendampingi Gubernur Junaidi Hamsyah yang ditetapkan menjadi gubernur defenitifu menggantikan Agusrin Najamudin untuk sisa masa jabatan 2010-2015. Partai Demokrat dan PAN merupakan dua partai politik pengusung pasangan Agusrin Najamudin dan Junaidi Hamsyah. Namun, Presiden SBY memberhentikan Agusrin Najamudin yang tersangkut kasus korupsi dan harus menjalani kurungan penjara selama 4 tahun
Sedangkan Partai Demokrat juga akan mengajukan banyak kader untuk diusulkan dalam bursa pilwagub.

Namun demikian,  calon dari Partai Demokrat akan diseleksi oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat.
“Mekanisme di Partai Demokrat, calon wakil gubernur akan ditentukan oleh Majelis Tinggi, yang selanjutnya diserahkan ke DPRD untuk dipilih,”  ujar Ketua Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Firdaus Djaelani. (100)