Pajak Reklame Baru 43,94%

FOTO: H Sepuan Yunir S Sos MsiKOTA MANNA, BENGKULU EKSPRESS – Harapan Pemda Bengkulu Selatan (BS) memaksimalkan perolehan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak, sepertinya sulit terwujud. Salah satunya dari pajak reklame, hingga saat ini belum mencapai 100 persen.
“Perolehan dari pajak reklame baru mencapai 43, 94 persen,” kata kepala Badan Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) BS, H Sepuan Yunir S Sos MSi melalui Kabid Pendapatan, Daved Pahlevi ST. Menurut Daved, PAD dari sektor pajak reklame ini, dari target Rp 252 juta, hingga saat ini baru tercapai Rp 110,85 juta atau tercapai 43,94%. Jumlah reklame yang menjadi sasaran yang tersebar di BS sebanyak 657 reklame. “ Pajak Reklame yang tertagih baru Rp 110,85 juta,” ujarnya.

Dijelaskan Daved, dengan rendahnya PAD dari pajak reklame, menambah daftar panjang PAD dari sektor pajak yang tidak mencapai target. Akibatnya target PAD tahun ini sebesar Rp 54 Miliar, sulit terwujud. Pada tahun ini, sambun Daved, BS menargetkan PAD sebesar Rp 54 Miliar. Hanya saja, sampai saat ini baru tercapai Rp 32 M. Rendahnya perolehan PAD ini paling besar dipengaruhi dari sektor pajak. Selain dari pajak reklame yang tidak capai target, ada juga Pajak Bumi Bangunan yang baru mencapai 80,6% atau sekitar Rp 725 juta dari total Rp 900 juta. Kemudian dari pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) 89,6% atau sekitar 360 juta daru target Rp 400 juta. “ Bahkan capaian PAD dari sektor pajak burung walet masih Rp 0,’ dari target Rp 10 juta dengan wajib pajak sebanyak 75 orang,” sesalnya.

Dengan masih rendahnya capaian PAD dari sektor pajak ini, Daved mengaku pihaknya akan jemput bola dengan mendatangi dari rumah ke rumah wajib pajak tersebut. Hal itu dimaksudkan, agar target PAD dari sektor pajak ini tercapai sebelum akhir tahun 2017.
“ Kami akan datangi dari rumah ke rumah para wajib pajak tersebut, mudah-mudahan sebelum 31 Desember 2017 ini target PAD dari sektor pajak tercapai,” tandas Daved. (369)