Pahami Informasi, Identitas dan Jejak Digital dalam Media Sosial

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, pentingnya
memahami informasi, identitas dan jejak digital dalam media sosial. Hal itu diungkapkan CTO Cybers Group Dadan Hermawan, ST, Kamis (12/8).

Dadan menjelaskan informasi digital adalah data yang di olah dalam bentuk teknologi digital sehingga komputer dapat menyimpan, memproses, dan mengirimkan informasi tersebut. Begitu juga, lanjutnya identitas digital adalah sistem yang diciptakan dengan tujuan mempermudah dalam melakukan proses dokumentasi identitas warga negara.

” Mengolah identitas digital sangat mudah karena keamanannya sudah canggih. Prinsip informasi digital, antara lain manfaat sosial, melindungi privasi, berpusat pada penggunaan, memiliki sistem yang layak dan bertahan dalam jangka panjang, serta terbuka dan fleksibel,” ujarnya.

Sedangkan, sambungnya, rekam jejak digital, merupakan segala rekaman atau bukti yang ditinggalkan setelah beraktifitas di internet dan terekam melalui komputer atau laptop, smartphone dan lainnya. Semua yang diunggah di dunia digital, bahkan yang komunikasi pribadi diambil tangkapan layarnya bisa jadi jejak digital.

“Menggunakan jejak digital harus selalu membaca syarat dan ketentuan setiap mengunduh aplikasi atau dalam proses registrasi, membuat password atau PIN yang kuat, mengunggah hal-hal yang positif di berbagai media sosial, serta hati-hati dalam mengunggah data pribadi di media sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Artis sekaligus CEO Bencoolen Coffee Lucky Widja mengatakan, rekam jejak digital, segala rekaman atau bukti yang ditinggalkan setelah beraktivitas di internet dan terekam melalui komputer atau laptop, smartphone dan lainnya. Diman jejak itu tersimpan di komputer maupun yang tersimpan online.

“Hal yang akan memiliki potensi merugikan bagi pengguna yang memiliki jejak digital buruk, meliputi menimbulkan pencemaran nama baik, kemudahan untuk mengakses data pribadi, serta pencurian perbankan,” terangnya.

Maka, perlu memeriksa jejak digital terutama hal yang bersifat pribadi dan penting. Bijak sebelum menulis dan memberikan komentar terhadap media sosial lain.

“Perhatikan perangkat gawai pada saat terkoneksi dengan internet. Bangun citra yang positif baik pribadi, sekolah, keluarga dan pekerjaan,” tutupnya. (HBN)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*