Pagi Ini, Penetapan Calon & Nomor Urut

BENGKULU, BE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu, pagi ini (6/8) KPU akan menetapkan 11 pasangan bakal calon (Balon) menjadi calon walikota dan wakil walikota Bengkulu Tahun 2012 di Hotel Rafles City Pantai Panjang, Kota Bengkulu. Selain penetapan calon, juga dilakukan pengundian nomor urut pasangan calon dan diakhiri dengan mendatangani fakta integritas siap terpilih dan siap tidak terpilih terhadap masing-masing pasangan calon. Semua persiapan pun telah dilakukan KPU, seperti penataan tempat duduk, dan teknis lainnya. Komisioner KPU bidang teknis, Kusmito Gunawan SH MH mengatakan acara tersebut akan dihadiri oleh berbagai pihak, seperti para pasangan kandidat, para istri calon, tim pemenangan, unsur muspida Kota Bengkulu, KPU Provinsi Bengkulu, para pimpinan Media di Bengkulu dan tamu undangan lainnya dengan total undangan mencapai 188 orang. Terkait teknis pencabutan nomor urut, pihak KPU masih merahasiakan dengan alasan kurang etis jika publik dan kandidat tahu sebelum dilakukan pencabutan. Apalagi kebanyakan para kandidat masih meyakini nomor urut tertentu akan membawa berkah untuk meraih kemenangan. “Teknis pengundian nomor urut ini akan kita sampaikan sesaat sebelum pencabutan besok pagi (pagi ini,red),” kata Kusmito. Ia menungkapkan, pihaknya belum bisa membeberkan semuanya karena hal tersebut sangat sensitif dan akan menjadi perebutan para pasangan kandidat. “Kalau teknis detilnya kita lihat besok, tapi intinya kami akan meminta bantuan dari Panwaslu dan pihak kepolisian untuk melakukan pencabutan nomor urut ini,” ujarnya. Kendati demikian, ia memberikan gambaran setidaknya ada dua kemungkinan sistem yang akan digunakan KPU, yakni berdasarkan huruf abjad nama para kandidat dan bisa juga menggunakan sistem berdasarkan urutan waktu kedatangan para calon. “Ya sistem itu bisa kita pakai, tapi finalnya lihat saja besok,” tukasnya. Ia mengatakan instrumen pengundian nomor urut tersebut hanya dibuat oleh komisioner KPU dan tidak melibatkan orang lain. Hal ini bertujuan untuk tidak membocorkan rahasia tersebut hingga waktu pencabutan nomor urut. “Instrumenya dan teknisnya hanya kami komisioner yang membuatnya dan tidak melibatkan pihak lain agar lebih terjaga,” imbuhnya. (400)