Padi Diserang Ulat Gerayak, Hasil Panen Menurun

DSC00913
KOTA PADANG, BE – Puluhan hektar sawah warga Desa Durian Mas Kecamatan Kota Padang  siap panen terserang hama ulat gerayak. Akibatnya sejumlah petani terpaksa memanen padi sebelum waktunya karena khwatir padi para petani akan habis terserang hama ulat tersebut.
Hamdan (40), warga Durian Mas, saat ditemui BE di sawahnya mengatakan,  sebenarnya padi di sawahnya akan dipanen bulan depan. Tetapi ia  terpaksa memanennya lebih awal meski masih hijau dan belum tua, karena buah dan batang padi terserang ulat sebesar kelingking jari tangan. “Padi kami terpaksa disemprot pada malam hari karena  ulat tersebut memakan padi di malam hari. Kejadian ini sudah berlangsung sekitar 15 hari yang lalu, sehingga hasil panen kami menurun. Kami sangat mengharapkan pada Pemerintah Daerah dan pihak terkait agar bisa memperhatikan nasib para petani di Kecamatan Kota Padang serta berharap dinas terkait turun langsung dan melihat langsung padi di Kecamtan Kota Padangn” kata Hamdan .
Sementara itu, Kepala BPP Durian Mas Kecamatan Kota Padang ditemui BE di kantornya menyatakan bahwa warga hanya mengada-ada dan  mengatakan bahwa padi diserang ulat itu biasa. Ia juga mengaku pihaknya belum menerima laporan dari para petani. “Kami baru tahu saat ada pertemuan di kantor tadi dan belum dicek oleh petugas lapangann,” ujar Sopiyan.
Kepala Desa Durian Mas, Henli Rosa ditemui BE, saat berada di kantor BPP membenarkan bahwa puluhan hektar sawah di desanya terserang ulat gerayak. “Kami berharap dinas terkait untuk melihat langsung padi para petani. Jika lambat ditanggulangi, padi warga terancam gagal panen,” ujar Kades .
Dari pantuan BE di sawah Kamis (23/10) kemarin ,terlihat para petani mulai memilih memanen padi yang terserang hama ulat tersebut dan memperlihatkan ulat yang menyerang padinya.(222)