Orientasi Kelestarian Budaya dan Pendidikan

Peringatan HUT Kepahiang lebih difokuskan kepada pengenalan seni budaya Kepahiang Bupati saat membuka pameran HUT KepahiangPerayaan HUT Kepahiang Ke-9

KEPAHIANG, BE РAda yang berbeda di perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kepahiang  Pemkab Kepahiang tahun ini. Jika biasanya perayaan gegap gempita dengan mengundang artis papan atas, kali ini konsepnya berubah. Perayaan diarahkan lebih berorientasi budaya dan pendidikan.
“Bukannya kita tidak mampu mengundang artis ibu kota seperti tahun-tahun sebelumnya. Tapi HUT Kepahiang tahun ini Pemkab Kepahiang memproyeksikan lahirnya seniman dan potensi lain dari Kepahiang. Kita lebih fokuskan agar seni, budaya dan pendidikan di Kepahiang lebih maju. Peringatan HUT Kepahiang tahun ini memang diprioritaskan pada hal itu. Baru pada HUT Kepahiang yang ke-10 nanti mungkin kita akan undang artis ibu kota lagi,” ujar Wakil Bupati Kepahiang Bambang Sugianto SH MH.
Dikatakan Wabup, peringatan HUT Kepahiang kali ini akan banyak ajang yang digelar mencari bakat. Seperti ajang pencarian seniman penyanyi pop daerah, pameran produk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berciri khas Kepahiang, dan ajang lainnya.
“Ajang budaya dan pendidikan banyak yang kami gelar. Karena, tidak dapat dibantah bahwa kearifan tradisi saat ini mulai diabaikan masyarakat modern. Padahal, segala hal yang menyangkut dengan tradisi dianggap ibarat pakaian, tentu budaya masa lampau tidak serta merta harus dikenakan secara terus-menerus. Dengan kata lain, masa lampau (tradisi) harus tetap dilestarikan. Hanya saja, dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” katanya.
Menurutnya, seiring perkembangan zaman itulah upaya pelestariannya pun mulai luntur.  Apa yang dilakukan Pemkab Kepahiang tahun ini merupakan bentuk pelestarian budaya dan mencari bakat bagi yang memiliki potensi.
“Harapan kita dengan berbagai kegiatan dan ajang yang digelar tersebut juga diharapkan memupuk rasa kecintaan generasi muda Kepahiang agar bangga dengan budaya sendiri. Dan di satu sisi juga agar remaja bisa terlibat aktif dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan yang baik. Remaja harus dibekali pengetahuan, kesadaran dan keterampilan tentang bagaimana menjaga kelestarian budaya dan pentingnya budaya itu,” tandasnya.(*)