Operator PPDB Pelatihan

210620131884BENGKULU, BE – Sedikitnya 30 orang operator Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP, SMA dan SMK mendapatkan pembekalan khusus dari PT Telkom Bengkulu. Pelatihan yang dipusatkan di SMKN 1 kota Bengkulu berjalan sangat alot. Karena masing-masing operator dituntut tidak boleh salah dalam mengentry data calon peserta. Khususnya entry data calon siswa SMK, karena berkaitan dengan seleksi khusus.
Dikatakan Kabid Perencanaan Dispendik Kota Bengkulu, Drs Gianto mengatakan pelatihan ini dilakukan untuk memberikan informasi baru, berkaitan tata cara PPDB tahun ajaran baru mendatang. Operator diharapkan benar-benar mengerti dan tidak salah mengaplikasikannya. Apalagi aplikasi bagi calon siswa SMK, mengingat salah satu syarat menjadi pesertanya adalah harus mengikuti seleksi khusus, 24 Juni mendatang.
Siswa yang memilih jenjang SMK wajib melakukan seleksi awal di SMK terdekat, mulai senin depan. Setelah dinyatakan lulus seleksi awal oleh pererator SMK, maka tanggal 1-5 juli siswa tersebut baru dapat melakukan PPDB secara online. Sama dengan siswa SMA, PPDB siswa SMK juga menggunakan PIN.
Diingatkan, saat mendaftar siswa diharapkan membawa nomor Ujian Nasional (UN) di SMP/MTs, dan fotocopy SKHUN sementara yang telah dilegalisir. Syarat tambahan bagi calon siswa yang ingin memilih jurusan Tehnologi Informasi Komputer (TIK) diharuskan membawa surat keterangan buta warna dari Puskesmas terdekat. Sedangkan bagi siswa luar Kota Bengkulu harus melampirkan fotocopy daftar nilai UN atau Ujian Sekolah kolektif yang dilegalisir Dispendik setempat.
“Bagi calon siswa yang telah memiliki persyaratan ini segeralah mendaftarkan diri dan mengikuti seleksi disalah satu SMK negeri yang ada di Kota Bengkulu,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam sistem pendaftaran online, masing-masing siswa dapat memilih 3 sekolah yang ingin ditujunya. Akan tetapi bagi siswa SMK selain memilih 3 sekolah, juga dapat memilih masing-masing 3 jurusan persekolahnya. “Alur inilah yang harus diketahui oleh operator, sehingga dalam pelaksanaannya tidak terjadi hal tak diinginkan,” paparnya. (128)