Operator Desa Ujung Tombak Kemajuan Desa, PWI Benteng Gelar Pelatihan Jurnalistik

Bakti/BE
PELATIHAN : Foto bersama usai kegiatan pelatihan jurnalistik kepada operator desa di Kabupaten Benteng dengan tema “Operator Desa Ujung Tombak Kemajuan Desa”.
INSERT : Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi, Zaki Antoni menjadi pemateri pelatihan jurnalistik.

BENTENG, BE – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkulu Tengah (Benteng) menggelar kegiatan pelatihan jurnalistik kepada operator desa. Acara digelar di gedung Laboratorium Seni Budaya dan Film SMA Negeri 1 Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Selasa (29/6).
Ketua PWI Benteng, Leonardo Ferdian SE mengatakan, pelatihan jurnalistik kepada operator desa merupakan salah satu upaya PWI Benteng dalam mendukung kemajuan desa. Peserta yang diundang berasal dari perwakilan desa dari 11 kecamatan se-Kabupaten Benteng. Melalui kesempatan itu, PWI mencoba berbagi ilmu tentang teknik atau trik untuk mengelola website desa.
“Pasca pelatihan ini, diharapkan agar desa yang sebelumnya tak dikenal menjadi lebih dikenal secara luas. Publikasi desa bisa melalui website desa ataupun media massa. Sehingga, potensi wisata dan seluruh kegiatan di desa bisa diketahui oleh masyarakat luar,” kata Leonardo.
Pantauan BE, acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Bengkulu, Zaki Antoni SH MH sekaligus diminta untuk menyampaikan materi pelatihan jurnalistik. Selain itu, PWI Benteng juga menghadirkan narasumber berkompeten, yaitu Kabid Pemberdayaan Pemerintahan Desa, Neny Zarniawati SH MH dan GM RBt, Wiro Idrus.
Melalui kesempatan itu, Zaki menyampaikan, materi tentang teknik menulis berita dengan mempedomani 5W+1H. Tujuannya, semua informasi yang dimuat didalam website desa dikemas lebih menarik dan sesuai fakta.
“Saya berikan apresiasi terhadap kegiatan yang digelar PWI Benteng. Dengan harapan, peserta yang diundang bisa menjual potensi desa mereka melalui website masing-masing desa. Bila perlu, setiap desa punya canal youtube untuk mengenalkan desa mereka,” jelas jelas Zaki.
Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Pemerintahan Desa, Neny Zarniawati SH MH menyampaikan materi tentang keterbukaan informasi dalam pengelolaan keuangan desa.
“Jangan anti dalam memberikan informasi. Terapkan azaz transparansi. Manfaatkan website desa yang telah menyerap anggaran cukup besar,” pungkas Neny.(135/Prw)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*