Operasi Pekat Tertunda Anggaran

foto razia miras
IST

TAIS, Bengkulu Ekspress – Rencana akan melakukan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Seluma tertunda. Pasalnya, anggaran yang sudah diusulkan tak kunjung cair.

“Usulan kita sudah disampaikan dua minggu sebelumnya, namun hingga detik ini tak bisa dicairkan dengan alasan anggaran yang di pergunakan haruslah bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD),”tegas Kasatpol PP dan Pemadam Bahaya kebakaran (PBK) Seluma, Bengkulu Selatan, Hadi Sanjaya SH kepada wartawan.

Dikeluhkannya, dengan tidak cairnya anggaran pada kegiatan penertiban perda tersebut. Sehingga harus menunggu anggaran terlebih dahulu. Bukan itu saja, penerapan perda hewan ternak dan perda perizinan pun ikut tidak bisa dijalankan. Mengingat anggaran yang sudah disetujui sebesar Rp 50 juta tersebut tak kunjung direkomendasikan pencairannya.

“Mau tidak mau penerapan perda yang sudah ada tidak bisa berjalan dengan maksimal,”keluhnya. Ia mengaku, sudah menyurati kades dan pemilik warung untuk bisa menutup serta membongkar warung mereka yang masih berdiri hingga saat ini.

“Memang sudah ada yang di surati, namun lima titik warung remang-remang masih buka di malam hari. Seperti pada lima titik diantaranya pada Desa Dusun baru, Desa Suka Bulan saja yang masih buka di setiap malamnya,”ujarnya.

Dikwatirkan, jika masih belum di tindak maka semakin berjamurnya warem tersebut dengan menjual minuman keras dan tuak. Tak dipungkiri lagi terdapat juga wanita malam.“Jika lambat untuk bertindak maka akan semakin berjamur dan semakin susa pula,”keluh Hadi.(333)