Oksigen Medis Langka, RSHD Kota Mulai Selektif Terima Pasien

Dok BE

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Ketersediaan oksigen medis di Kota Bengkulu saat ini mulai sulit didapat dan permintaan dari rumah sakit tak bisa dipenuhi oleh perusahaan penyedia oksigen. Hal ini mulai membuat pihak rumah sakit lebih selektif menerima pasien Covid-19. Terdapat kriteria prioritas pasien yang perlu dirawat di RS dan mana yang dianjurkan untuk dirawat secara mandiri dirumah.

“Perlu diketahui masyarakat bahwa tidak semua penderita Covid-19 harus dirawat di RS. Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan kriteria prioritas pasien yang bisa dirawat di RS, yakni utamanya yang bergejala sedang, berat, dan kritis,” jelas Direktur RSHD Kota Bengkulu, dr Lista Cerlyviera, Kamis (29/07) saat dihubungi via telepon.

Lista menjelaskan, ada sejumlah kriteria prioritas pasien yang perlu dirawat di RS, antara lain jika saturasi oksigen berada di bawah 95 persen, mengalami sesak napas, kesulitan atau tidak dapat berbicara, penurunan kesadaran, terdapat komorbid, dan bergejala sedang dengan pneumonia atau peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi.

“Untuk itu, masyarakat sebaiknya tidak panik saat dinyatakan positif Covid-19. Jika terkonfirmasi positif, segera lapor ke Satgas COVID-19 tingkat RT dan Puskesmas terdekat agar dapat dilakukan pemeriksaan awal dan diberikan pengantar apabila memerlukan isolasi terkendali,” lanjut Lista.

Sementara untuk keterisian ruang isolasi saat ini di RSHD sudah mulai ada pengurangan atau penurunan jumlah pasien yang dirawat. Namun dirinya belum bisa menyimpulkan apakah turunnya jumlah pasien di sebabkan memang ada penurunan kasus atau ada keterkaitan dengan ketersediaan oksigen. (Imn)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*