Oknum Satpol VS PNS Diduga Mesum

Kasat Polpp Seluma Drs H Rusyikin 1

TAIS, BE– Beredarnya informasi ada oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berinisial RK tertangkap saat mesum. Kabar ini beredar dari mulut ke mulut warga Seluma.

Terkait hal ini, Kasatpol PP Seluma Drs H Rusyikin, masih melakukan pendalaman terhadap laporan dugaan mesum dilakukan personilnya bersama dengan PNS di wilayah Seluma Utara tersebut.

“Laporan memang telah sampai ke saya, namun belum jelas apakah benar melakukan mesum atau tidak. Mengingat kasus ini telah sempat didiamkan oleh lurah dan difasilitasi damai,”tegas Kasatpol PP Drs H Rusyikin, kepada wartawan kemarin.

Sehingga untuk memastikan tersebut, dirinya meminta penjelasan dari lurah Kelurahan Puguk, Kecamatan Seluma Utara, serta Lurah Bungas Mas Kecamatan Seluma Utara. Laporan dugaan mesum dilakukan oleh anggotanya dengan salah seorang PNS di wilayah Seluma Utara tersebut. “Kita juga meminta seluruh pihak baik personil Satpol PP maupun oknum PNS tersebut untuk jujur dan menyampaikan hal yang sebenarnya,” ujarnya.

Ditambahkan, mengatakan jika memang terbukti berbuat asusila. Maka salah satu anggotanya yang masih kontrak ini bisa diberhentikan dari statusnya sebagai anggota Satpol PP Seluma. “Jika memang ada bukti maka akan kita pecat personil tersebut. mengingat ini merupakan hal asusila jika benar dilakukannya. Dan mencoreng kesatuan,”tegasnya.

Seperti diketahui beberapa waktu yang lalu salah satu anggotanya dipukul oleh orang tak dikenal (OTD) di Kelurahan Puguk. Saat anggotanya keluar dari kawasan Pasar Kelurahan Puguk bersama PNS wanita di wilayah Seluma Utara. Namun anggotanya mengaku tidak mengetahui siapa yang memukulnya. Selain itu, saat dipanggil, anggotanya membantah berbuat mesum dengan PNS wanita di wilayah Seluma Utara yang sudah bersuami tersebut.

“Dari keterangan anggota Satpol PP, mereka hanya berpapasan di jalan. Karena memang teman sekolah dulu. Kemudian mereka hanya mengobrol saja. Tidak berbuat yang aneh-aneh. Kemudian anggota kami dipukul orang tak dikenal,” ujar Rusyikin.

Itulah sebabnya, Rusyikin masih menelusuri keterangan anggotanya dan Lurah Bungas Mas tempat tinggal anggotanya serta Lurah Puguk. Kenapa anggotanya sampai dipukul oleh OTD di lokasi Pasar Puguk tersebut. Dalam waktu dekat ini, kembali memanggil kedua lurah, kemudian anggotanya. Untuk meminta kejelasan masalah ini. Meskipun berdasarkan pengakuan mereka sudah didamaikan serta dihadiri oleh suami PNS wanita tersebut. “Akan saya panggil lagi agar masalahnya lebih jelas. Kalau memang anggota sudah berbuat salah dan asusila tentunya akan ditindak tegas,” pungkasnya.(333)