Ojek Online Dilarang Masuk

ARY/BE
Petugas dari Polres Rejang Lebong saat melakukan pemeriksaan kepada pengunjung, salah satunya ojek online Kamis (14/11) kemarin. Kewaspadaan ditingkatkan Polres Rejang Lebong pasca teror bom di Polrestabes Medan Rabu (13/11) kemarin.

Polres RL Tingkatkan Kewaspadaan

CURUP, Bengkulu Ekspress – Setelah adanya teror bom di Polrestabes Medan pada Rabu (13/11) kemarin, jajaran Polres Rejang Lebong meningkatkan kewaspadaan terutama terhadap masyarakat yang berkunjung ke Mapolres Rejang Lebong.

“Untuk pengamanan memang sudah lama kita tingkatkan, namun yang kita tingkatkan lagi pasca terjadinya teror bom di Polrestabes Medan adalah meningkatkan kewaspadaan,” sampai Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika SIK melalui Kabag Ops AKP Margopo saat dikonfirmasi Kamis (14/11) kemarin.

Dijelaskan AKP Margopo, peningkatan kewaspadaan tersebut dilakukan oleh seluruh personel Polres Rejang Lebong terutama personel penjagaan. Dimana peningkatan kewaspadaan yang mereka lakukan yaitu dengan melakukan pemeriksaan kepada para tamu atau masyarakat Rejang Lebong yang masuk ke area Polres Rejang Lebong. “Meskipun kita meningkatkan kewaspadaan, kita juga tetap mengutamakan humanis dan santun kepada tamu yang datang,” tambah Margopo.

Sementara itu, terkait dengan pola pengamanan yang dilakukan jajaran Polres Rejang Lebong sendiri, menurut Kabag Ops sudah dilakukan sejak adanya teror bom di kantor polisi beberapa tahun sebelumnya. Pasca teror bom tersebut, Polres Rejang Lebong sudah melakukan upaya peningkatan pengamanan.

Upaya peningkatan pengamanan yang dilaksanakan tersebut seperti hanya membuka satu akses pintu masuk ke Polres Rejang Lebong, kemudian memasang pita kejut dijalan yang ada di depan Mapolres Rejang Lebong, serta melakukan pemeriksaan pengamanan terhadap pengunjung. “Khusus untuk pengemudi ojek online, karena pelaku bom di Polrestabes Medan menggunakan jaket ojek online, sehingga untuk ojek online di Rejang Lebong tidak kita perkenankan masuk,” paparnya.

Bila memang ada anggota dari Polres Rejang Lebong yang memesan paket atau makanan kepada ojek online, maka barang yang dibawa akan mereka periksa, kemudian sebelum dipersilakan masuk, petugas jaga juga akan mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada anggota yang memesan makanan atau paket melalui ojek online.

Untuk mengantisipasi teror bom di Kabupaten Rejang Lebong, AKP Margopo juga mengungkapkan selama ini jajaran Polres Rejang Lebong juga melakukan pengamanan dirumah-rumah ibadah seperti masjid saat pelaksanaan Salat Jumat dan di Gereja setiap kebaktian yang dilakukan dihari Minggu.

Selain itu, untuk mencegah teror bom atau Kabupaten Rejang Lebong menjadi tempat persembunyian para pelaku teror, AKP Margopo mengajak seluruh masyarakat Rejang Lebong untuk waspada dan menjaga lingkungan sekitar seperti memperhatikan bila ada pendatang baru yang mencurigakan. “Bila ada tetangga baru yang gerak-geriknya mencurigakan segera laporkan dengan Bhabinkamtibmas, selain itu kita juga mengintruksikan para RT maupun Kades untuk menerapkan tamu wajib lapor,” pesan AKP Margopo.(251)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*