Objek Wisata Kaur Masih Diserbu Pengunjung

RAMAI : Objek wisata yang ada di Kabupaten Kaur salah satunya wisata danau kembar yang masih ramai dikunjungi pengunjung, Kamis (20/5).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Sejumlah objek wisata di Kabupaten Kaur masih ramai dikunjungi sejumlah wisatawan dari berbagai tempat, baik dalam Kabupaten Kaur maupun luar daerah. Masih ramainya objek wisata ini lantaran saat liburan lebaran beberapa objek wisata tidak dibuka dan baru dibuka pada Senin, 17 Mei lalu, sesuai dengan anjuran pemerintah.

Masih ramainya pengunjung objek wisata itu dapat dilihat salah satunya di objek wisata danau kembar yang dikelola oleh BUMDes Bintang Muda Desa Tanjung Agung. Objek wisata yang menggabungkan antara danau dan pantai dibawah pohon pinus ini terus dikunjungi sejumlah pariwisata dari berbagai tempat.

“Alhamdulillah masih ramai, kami menggratiskan pengunjung kita hanya memungut retribusi parkir dan beberapa wahana yang disediakan oleh BUMDes,” kata Kades Tanjung Agung, Ahmad Supardi, Kamis (20/5).

Dikatakan Kades, meski ramai dia menegaskan tetap mewajibkan dan memberlakukan protokol kesehatan, diantaranya menyedikan fasilitas cuci tangan di pintu masuk. Selain itu juga mewajibkan pengunjung menggunakan masker. Pengelola juga memberikan peringatan bila ada kerumuman yang berlebihan dan diminta menyesiakan dengan kondisi sekitar.

“Wahana air seperti bebek bebekan, rakit, bola air semuanya mendapatkan penyemprotan disenpektan secara teratur,” imbuhnya.

Selain danau kembar, objek wisata yang masih ramai dikunjungi juga terdapat di pantai Laguna Samudera Desa Merpas Kecamatan Nasal. Pengunjung digratiskan masuk dan diminta menjaga kebersihan. Saat ini meski suasana wisata masih sengketa namun tak dilarang bila warga ingin berkunjung.

Tempat lain yang juga tak kalah ramainya yakni pantai pengubayan dan Cukuh Raya di Kecamatan Kaur Selatan juga saat ini masih ramai dikunjungi. Objek wisata yang tak pernah sepi saat menjelang matahari tenggelam yakni sepanjang talud pelabuhan Linau. Meski tak ada wahana namun melalui pengeras suara kades setempat bersama perangkat masih tetap stand by di posko pelabuhan dan selalu mengimbau pengunjung saat sore hari terutama pemuda untuk jaga jarak.

“Kita selaku ingatkan untuk membudayakan 5M, yakni, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Saat sore kita keliling menggunakan pengeras suara untuk menjaga jarak dan menggunakan masker,” tambah Kades Linau, Agustiawan. (618)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*