Notebook Guru Raib

2 3BENGKULU,BE- Pencuri memang tak pernah pilih- tempat dalam menjalankan aksinya. Bahkan ditempat suci sekalipun mereka masih saja mencuri. Seperti yang dialami seorang Guru SD 14 Pondok Kelapa, Poniran. Warga Pula Beringin Desa Harapan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Selatan ini kehilangan Notebook miliknya, saat ia Salat di Masjid Baitur Rahman, di Jalan Timur Indah Raya Kamis (18/7), kemarin.
“Saya dari Pondok kelapa mau bimbingan tesis di IAIN. Karena waktu salat Zuhur sudah masuk, saya pun mampir di masjid itu untuk Salat. Sebelumnya tidak ada curiga sama sekali,”ungkapnya.
Data terhimpun BE, kejadian itu siang sekitar pukul 12.00, korban mendatangi masjdi Baitur Rahman untuk menunaikan salat Dzuhur. Setelah selesai berwudhu, pria yang berprofesi sebagai guru ini pun masuk ke masjid untuk melaksanakan salat Dzuhur. Sebelum salat ia meletakan tas berisikan notebook, handphone dan barangnya yang lain didalam masjid tersebut. Tas itu ia letakkan  di sisi sebelah kiri dengan posisi sedikit kebelakang. Saking khusyuknya melaksanakan salat, korban tak mengetahui pencuri beraksi menyikat notebook miliknya itu. Korban baru mengetahui barang miliknya tersebut hilang usai salat. Korban terkejut dan berlari dan sembari berharap pelaku belum jauh meninggalkan masjid tersebut. Namun harapan itu sia-sia, karena pelaku sudah tak terlihat lagi.
“Dalam tas saya itu bukan saja notebook isinya, tapi surat penting itu yang dan bahan tesis itu saya sangat sayangkan sekali,”keluh Ponarin.
Tak terima atas kejadian itu korban pun mendatangi Mapolsek Gading Cempaka, melaporkan kejadian yang dialaminya itu. Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian jutaan rupiah.
Kapolres Bengkulu AKBP Iksantyo Bagus Pramono SH MH, didampingi Kapolsek Gading Cempaka, AKP. Mayndra Eka Wardhana, SH,S.Ik membenarkan laporan korban. Dijelaskan Kapolsek saat ini laporan pencurian yang dialami korban sedang dalam penyidikan. “Korban sudah kita mintai keterangan. Kasus pencurian saat orang sedang melaksanakan salat ini sering kali terjadi. Untuk itu masyarakat kita minta lebih waspada saat meninggalkan barang berharga saat salat,”tutup Kapolsek.

Handycam Raib
Bulan suci Ramadhan yang saat ini sedang berlangsung tidak mengurungkan niat penjahat sepesialis pembobolan rumah menjalankan aksinya. Rabu (17/7) malam kawanan garong membobol rumah warga bernama Ari Ardiansyah warga RT 7 Gang merpati 5 Kelurahan Rawa Makmur.
Kejadian pembobolan ini diketahui korban sekitar pukul 07.30 WIB saat ia baru pulang. Korban sangat terkejut melihat pintu bagian belakang rumahnya dalam kondisi terbuka. Padahal rumah itu saat korban pergi dikunci. Kemudian korban mengecek kondisi rumahnya. Korban pun geram mendapati Handycam kesayangan sudah raib dari dalam lemarinya. Namun anehnya pelaku hanya mengambil Handycam itu saja. Padahal didalam rumah kosan tersebut terdapat barang berharga lainnya seperti, Televisi.
Diduga pelaku masuk kedalam rumah tersebut dengan  mencongkel kunci pintu bagian belakang kosan korban.
“Kejadian ini sudah dua kali. Bulan lalu saya kehilangan satu unit laptop namun tidak saya laporkan,” terang Korban.
Untuk mengantisipasi pencurian dimasa datang, Ary melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Bengkulu. Mendapati laporan tersebut tim identifikasi Polres Bengkulu langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP), untuk melakukan oleh TKP dan mengumpulkan barang bukti yang bisa dijadikan petunjuk.
Sementara itu warga sekitar tidak mengetahui jika kosan yang sudah lama ditempati korban tersebut dimasuki tamu tak diundang. Bahkan warga sekitar tidak mendengar suara mencurigakan dari dalam kosan tersebut. “Kita tidak tahu Ary kemalingan. Kita tahunya saat banyak polisi yang datang,” ungkap Jurmanila, yang rumahnya persis didepan kosan korban.(251/618)