Nongkrong di STQ, 3 Pelajar Ditusuk OTD

BENGKULU, BE – Selain terkenal sebagai wilayah balap liar, ternyata kawasan STQ di belakang kampus IAIN Bengkulu, juga rawan kriminalitas. Seperti peristiwa yang terjadi Senin (6/10) malam sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan STQ, Dipo Renaldi (16) warga Jalan Hidrida 10 Gang Semarak RT 36, Sidomulyo, Gading Cempaka; Banu (16), warga Jalan Hibrida 3, Sidomulyo, Gading Cempaka serta Pitra (15), warga Kelurahan Pagar Dewa, Selebar ditusuk oleh orang tidak dikenal (OTD) saat nongkrong di kawasan STQ.
Ketiga korban yang diketahui pelajar salah satu SMP swasta di Kota Bengkulu tersebut mengalami luka robek di beberapa bagian tubuh sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD M Yunus. Belum diketahui secara jelas latar belakang dari keributan yang menyebabkan Dipo mendapatkan 2 tusukan pisau di bagian dada dan tangan kanan tersebut. “Ditusuk orang tidak dikenal, waktu berada di STQ dekat IAIN,” jelas Dendi (38), paman korban di IGD M Yunus kemarin (7/10).
Kedua rekan Dipo yang ikut nongkrong juga tidak luput dari kekejaman pelaku. Meskipun lebih beruntung dibandingkan dengan Dipo, kedua korban juga mengalami luka robek di bagian bokong dan pelipis, tetapi tidak sampai menjalani rawat inap seperti Dipo. “Saya dapat info sudah di rumah sakit, katanya ponakan saya bersama temannya ini nongkrong di STQ, tiba-tiba datang pelaku tiga orang pakai motor bebek. Dipikir mereka (korban), orang itu temannya sehingga tiba-tiba pelaku langsung menusuk pakai pisau,” sebut Dendi.
Dendi mengatakan, pelaku penusukkan terhadap keponakannya berserta dua orang rekan korban berjumlah tiga orang. Namun tidak ada satupun pelaku yang dikenali oleh para korban. “Katanya mereka langsung kabur meski kondisi terluka, saya tahunya sudah di rumah sakit,” ungkapnya.
Kapolres Bengkulu, AKBP Iksantyo Bagus Pramono SH MH didampingi Kasatreskrim, AKP Amsaludin membenarkan telah menerima laporan dugaan perkara penganiayaan dengan senjata tajam tersebut. “Laporan sudah kita terimah dan akan ditindaklanjuti sebagiamana mestinya,” tegas Kapolres. (320)