Nilai UN SMP Turun

RIO/Bengkulu Ekspress. HASIL UN: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Budiman Ismaun (kanan) menyerahkan hasil ujian nasional tingkat SMP/MTs tahun 2017/2018 kepada perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten dan Kota se-Provinsi Bengkulu, Kamis (24/5).
RIO/Bengkulu Ekspress. HASIL UN: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Budiman Ismaun (kanan) menyerahkan hasil ujian nasional tingkat SMP/MTs tahun 2017/2018 kepada perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten dan Kota se-Provinsi Bengkulu, Kamis (24/5).

Benteng 4 Tahun Juara UN Provinsi

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu sudah menyampaikan hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs sederajat tahun pelajaran 2017/2018 ke kabupaten / kota se- Provinsi Bengkulu. Penyerahan hasil tersebut dilakukan di ruang sidang Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu, kemarin (24/5/2018).



Alhasil, nilai ujian nasional (UN) tingkat SMP/MTs di Provinsi Bengkulu tahun 2017/2018 mengalami penurunan jumlah nilai. Anjloknya hasil nilai Ujian Nasional terjadi dalam dua mata pelajaran sains yaitu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Berdasarkan perbandingan nilai hasil rat-rata UN SMP tahun pelajaran 2016/2017, dari empat mata pelajaran yang di-UN-kan dengan total nilai 187,50, sedangkan tahun pelajaran 2017/2018 jumlah hasil UN 183,62 atau turun (-3,88) point.

Penurunan nilai disumbang dari mata pelajaran sains yaitu Matematika (-5,44) dan IPA (-2,91) sementara mata pelajaran Bahasa Indonesia naik (2,06) point, Bahasa Inggris naik (2,41) point.

Peringkat Rerata Sekolah Berdasarkan perangkingan jumlah nilai rata-rata UN SMp/MTs se-provinsi Bengkulu, hasil nilai UN terbaik diraih kabupaten Bengkulu Tengah, dengan mengumpulkan nilai (206,19), Benteng berhasil menggeser Kota Bengkulu yang harus puas di posisi kedua dengan total nilai (203.77) dan posisi ketiga diraih kabupaten Mukomuko dengan total nilai (182.80). (Lihat Grafis-red)

Peraih Nilai 100Kepala Dikbud Provinsi Bengkulu, Drs. H. Budiman Ismaun M.Pd mengatakan ada tiga faktor yang menyebabkan nilai UN turun, yaitu kualitas Sumber Daya Manusia dalam hal ini gurunya. Kemudian kualitas pembelajaran yaitu bagaimana cara guru mengajar belum standar, faktor ketiga adalah masih minimnya sarana dan prasarana.

“Suatu ujian itu kadang kala hasilnya baik, kadang kala juga rendah. Untuk tahun ini hasil UN SMP turun 3,88 point, namun dua mata pelajaran untuk Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris nilainya naik, ” katanya.

Dikatakan Budiman Ismaun, dari sekian banyak faktor penyebab turunya nilai hasil Ujian Nasional jenjang SMP, yang harus dibenahi adalah cara guru mengajar di dalam kelas.

Ia memprediksi guru tidak memiliki inovasi dalam pembelajaran, “Cara guru mengajar dalam kelas dengan baik belum memenuhi standar,” cetusnya.

Kedepan perlu memperbanyak pelatihan pada dewan guru, kalau selama ini Diklat guru frekuensinya sangat sedikit. Dengan melihat capaian hasil seperti ini, tidak bisa mengajar seperti dahulu kala. Bahan pembelajaran sangat banyak, maka cara dan tehniknya harus dilakukan pembaharuan dengan mengikuti perkembangan teknologi disertai dengan fasilitas yang memadai.

Sejak dua tahun terakhir, hasil UN jenjang SMP dengan menggunakan sistem komputer memberikan nilai tersendiri, walau nilai UN turun namun bukan lagi penentu kelulusan. Hasil UN sistem komputer merupakan hasil nilai murni yang diperoleh siswa. UN mengajarkan pada anak untuk berbuat jujur, dan pendidikan kejujuran hanya ada di sekolah, nilai UN ini digunakan untuk pemetaan kualitas, daya serap kurikulum.

Sementara itu ketua panitia Ujian Nasional Dikbud Provinsi Bengkulu, R.Wahyu D.P menuturkan, hasil ujian nasional tertinggi di kabupaten Bengkulu tengah, posisi kedua diraih Kota Bengkulu dan ketiga kabupaten Mukomuko. Nilai UN terendah ada di kabupaten Lebong.

Penyebab turunnya nilai, bisa saja terjadi karena kurang serius dalam mengerjakan soal, terlebih UN bukan penentu kelulusan. Sehingga semangat siswa dalam mengerjakan soal UN sedikit berkurang. Minimnya persiapan sarana dan prasarana.

“UN untuk pemetaan pendidikan, apakah kurikulum yang diberikan Mendikbud apakah pengayaanya sudah bisa diterima di sekolah-sekolah, ternyata masih banyak kompetensi yang belum tersampaikan dengan baik pada siswa, ” katanya.

12 Siswa Nilai Sempurna

Terlepas dari turunnya nilai UNBK secara umum, sebanyak 12 siswa mendapatkan nilai sempurna (100), disumbang dari Matematika 11 orang dan 1 orang dari mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jumlah peraih nilai sempurna juga turun dibanding tahun lalu yang mencapai 25 siswa se-provinsi Bengkulu.

Wahyu belum mau membeberkan ke-12 siswa yang beruntung tersebut dengan alasan belum seluruhnya terekap.

“Saya belum tahu dari mana siswa/siswi itu, karena dari 32 ribuan siswa harus dicari menggunakan program khusus, ” katanya.

Sementara, walau hasil UN telah diserahkan ke kabupaten/kota, namun pengumuman hasil kelulusan UN SMP/Mts akan berlangsung hari ini Senin (28/5) serentak se- Provinsi Bengkulu. Tehnis pengumuman diserahkan ke masing-masing satuan pendidik, bisa dilakukan secara tertutup, dengan memberikan amplop, ataupun dengan sistem terbuka dengan mengumumkan langsung.

“Silahkan berkoordinasi dengan Polres agar menjaga setiap jalan yang berpotensi dilewati anak-anak untuk ngonvoi dalam merayakan kelulusan. Ini dilakukan sebagai antisipasi laka lalu lintas untuk meminimalisir kecelakaan, ” tandasnya.

Benteng 4 Tahun Juara UN Provinsi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bengkulu Tengah, Saidirman SE mengaku bangga atas hasil Ujian Nasional (UN) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat. Kabupaten Bengkulu Tengah meraih predikat nilai tertinggi se Provinsi Bengkulu. “Saya sangat berterimakasih pada guru dan kepala sekolah dan mengapresiasi atas prestasi yang diraih siswa/siswi Bengkulu Tengah, dimana menghantarkan kembali Bengkulu Tengah menjadi Terbaikprovinsi, ” ungkapnya.

Prestasi UNBK Bengkulu Tengah unggul dari 9 kabupaten/kota lainnya. Ia berhasil mendongkrak hasil prestasi siswa/siswinya peserta ujian tahun ini. Dengan perolehan total nilai (206.19).

“Alhamdulillah prestasi ini kembali kita pertahankan, dan ini kali ke empat secara berturut-turut ditingkat provinsi, kita tidak boleh terhenti sampai disini, hyarus lebih termotivbasi untuk mempertahankan ditahun berikutnya, ” ungkapnya usai penyerahan hasil UN, di Dikbud Provinsi, kemarin.

Sementara itu Sekretaris Dikbud Kota Bengkulu, Firman Jonaidi S.Pd harus berlapang dada. Upaya yang telah dilakukan jajaranya untuk menjadi terbaik tingkat provinsi kembali gagal.

Dikbud kota Bengkulu telah melakukan pembinaan baik guru dan siswa.

“Persiapan proses mulai les tambahan, try out sudah dilakukan. Walau kita sudah mempersiapkan sejak jauh-jauh hari, namun mental siswa saat mengikuti ujian tidak serius maka sangat mempengaruhi hasil UN, ” jelasnya.

Ia mengimbau pada seluruh sekolah kedepan harus lebih maksimal lagi, tahun depan kota menargetkan peringkat terbaik se-provinsi Bengkulu. (247)