Nilai Rata-rata UN Provinsi Bengkulu Mengalami Kenaikan

Kota Bengkulu Tertinggi, Seluma dan Kaur Terendah

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu telah menyampaikan hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK tahun pelajaran 2017/2018 ke kabupaten/kota se –  Provinsi Bengkulu.

Hasilnya nilai Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK di Provinsi Bengkulu tahun 2017/2018 tak jauh berbeda dengan hasil UN SMA/SMA tahun lalu. Terjadi penurunan nilai dibeberapa pelajaran. Tapi nilai rata-rata mengalami peningkatan.

Jika dilihat dari perangkingan jenjang SMA/MA/SMK nilai rata-rata tertinggi diraih Kota Bengkulu, nilai terendah Program IPA diduduki kabupaten Seluma, sedangkan Program SMK terendah ada di Kaur.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) provinsi Bengkulu, Drs. Budiman Ismaun M.Pd usai penyerahan hasil UN, di Aula Dinas Dikbud Provinsi, kemarin (1/5) mengatakan perbandingan rata-rata nilai hasil UN jenjang SMA jurusan IPA mengalami peningkatan 0,55 poin, dari 278,57 point naik menjadi 279,12 point.

Peningkatan rata-rata nilai juga terjadi di jurusan IPS, dari 268,49 point menjadi 269,56 point atau naik 1,07 point.

“Kenaikan nilai rata-rata tertinggi jurusan Bahasa, tahun lalu rerata nilai 333,97 point tahun ini naik 345,26 point atau naik 11,29 point,” jelasnya.

Dilihat dari mata pelajaran UN tingkat SMA, hanya dua mata pelajaran yang mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, yaitu bidang studi Bahasa Inggris rata-rata tahun lalu 42,12 tahun ini naik menjadi 47,29 atau mengalami peningkatan 5,17.

Sementara bahasa Indonesia turun (-2,69) Matematika (-0,71), Fisika (-065), Kimia (-2,24). Kemudian jurusan IPS penurunan terjadi di Bahasa Indonesia (-1,34), Matematika (-0,52), ekonomi (-2,29), Sosiologi (-2,47) dan Geografi (1,35) Penurunan juga terjadi di jenjang SMK, yang disumbangkan dari Bahasa Indonesia (0,33), Matematika (-1,21) penurunan signifikan terjadi di Kompetensi (-27,21).

Hasil nilai UN terbaik berdasarkan perangkingan jumlah nilai rata-rata UN SMA/MA se-provinsi Bengkulu, diraih Kota Bengkulu, ia berhasil menggeser Kabupaten Bengkulu Tengah yang tahun lalu berhasil menduduki nilai terbaik.

Kota Bengkulu berhasil dengan mengumpulkan total nilai (52,23). Dengan meraih tiga mata pelajaran tertinggi se-Provinsi Bengkulu, yaitu : Bahasa (58.91), IPA (54,77), IPS (49,04), Keagamaan (54.88). (LIHAT GRAFIS A)

Sementara Jenjang SMK berdasarkan jumlah nilai UN tertinggi juga diraih Kota Bengkulu dengan total nilai (171,62) disumbang dari mata pelajaran Bahasa Indonesia (62.85), Bahasa Inggris (36.40), Matematika (30.47) dan kompetensi (41.90), posisi kedua diraih Rejang Lebong (167.70) disumbang dari Bahasa Indonesia (61.09), Bahasa Inggris (35.42), Matematika (29.68) dan Kompetensi (41.51) (LIHAT GRAFIS B).

“Rata-rata nilai UN se-Provinsi Bengkulu mencapai 45.61 mengalami kenaikan yang signifikan, namun dilihat di mata pelajaran ada beberapa yang turun, ” katanya.

Budiman mengatakan tidak kecewa dengan penurunan hasil UN tersebut. Penurunan bisa saja dikarenakan siswa kurang serius dalam mengerjakan soal, terlebih UN bukan lagi penentu kelulusan. Hasil UNBK ini merupakan hasil nilai murni yang diperoleh siswa. “Nilai ini akan menjadi pedoman untuk pendidikan lebih tinggi. Dan nilai UN ini digunakan untuk pemetaan kualitas, daya serap kurikulum, ” katanya.

Menurutnya hasil UN cukup membuat Budiman bangga, pasalnya hasil UNBK mengajarkan pada anak untuk berbuat jujur, dan pendidikan kejujuran hanya ada di sekolah, karakter inilah menjadi kewajiban yang harus diterapkan dari pendidikan formal.

Masih dikatakan Budiman, usai penyerahan hasil UN, selanjutnya sekolah diminta menggelar rapat internal, dan melakukan evaluasi penyebab turunna nilai UN tersebut. ” Walau bukan penentu kelulusan tapi standar pendidikan harus tercapai, dokumen hasil UN ini dapat dipelajari untuk peningkatan mutu tahun depan, buat standar sekolah, sehingga ada progres tiap tahun,” tuturnya.

Ia mengharapkan pengumuman kelulusan yang dilakukan serentak se-Indonesia bertepatan dengan hari pendidikan Nasional, seluruh siswa Bengkulu dapat lulus semua. Pun begitu sekolah harus memberikan nilai seobjektif mungkin.

” Sekolah juga harus berani tidak meluluskan anak jika prilaku dan nilai jelek dan lain-lain, kita harus berani memutuskan demi kebaikan, ambil suara mufakat dari majelis guru. Karena guru cukup tahu dan telah menilai selama tiga tahun lamanya, ” bebernya.

Sementara itu Ketua Panitia UN Dispendik Bengkulu, R Wahyu DP menegaskan, secara nasional hasil kelulusan UN menurun, salah satu penyebab turunnya nilai, bisa saja terjadi karena kurang serius dalam mengerjakan soal, tingkat kesulitan soal, namun ia menepis karena penyebab-penyebab tehnis menjadi salah satu faktor penyebab nilai turun. “Kalau soal tehnis seperti jaringan itu tidak berpengaruh, namun kualitas soal yang panjang dan cukup susah, ” katanya.

Pengumuman hasil kelulusan UN SMA/MA/SMK akan berlangsung hari ini (2/5) serentak se- Provinsi Bengkulu. Pengumuman dapat dilakukan mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Teknisnya diserahkan ke masing-masing satuan pendidik, bisa dilakukan secara tertutup dengan memberikan amplop, ataupun dengan sistem terbuka dengan mengumumkan langsung. Strategisnya diserahkan ke sekolah, melihat dari kondisi di lapangan. “Kalau mengancam keselamatan dapat dilakukan dengan cara tertutup dengan pengawalan penegak hukum sehingga akan tercermin dari perolehan hasil UN. Silahkan berkoordinasi dengan Polres agar menjaga setiap jalan yang berpotensi dilewati anak-anak untuk ngonvoi dalam merayakan kelulusan. Ini dilakukan sebagai antisipasi laka lalu lintas untuk meminimalisir kecelakaan, ” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Rosmayetti, meminta pada Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) baik jenjang SMA/SMK yang berada didalam kota Bengkulu untuk tidak melakukan aksi konvoi, dan corat coret seragam. “Kita sudah koordinasi dengan MKKS, supaya pengumuman dilakukan efektif mungkin, hindari konvoi dan corat coret seragam, ” katanya. (247)