Nikmatnya Ngopi di Hotel Santika Bengkulu

Kopi

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Kopi, siapa yang tidak kenal dengan jenis minuman ini. Dari namanya saja minuman yang satu ini tentu tidak asing lagi di telinga kita. Selain rasa dan aroma nya yang mampu menggoda, jenis minuman ini ternyata juga dipercaya oleh sebagian penikmatnya dapat meningkatkan daya konsentrasi.

Kopi juga digunakan oleh sebagian penikmat sebagai solusi untuk menahan rasa kantuk. Terlebih bagi para kaum pria yang sedang melakukan aktivitasnya baik siang maupun di malam hari. Jadi, tak heran bila minuman jenis kopi kini sudah menjadi gaya hidup tren anak masa kini dalam menunjang saat dirinya bekerja maupun saat lagi berkumpul bersama rekan dan teman sejawat nya. Bahkan, beberapa pecinta kopi pun telah mengakui kebiasaan ngopi ini  sudah menjadi gaya hidup masa kini.

“Seperti sudah melekat pada diri, bahwa ngopi itu sudah menjadi gaya hidup saya. Kopi juga dirasa sangat nyaman untuk kongkow. Bagi saya, menghirup aroma kopi itu bisa membuat pikiran menjadi tenang. Suasana yang tegang bisa cair dan ide yang terkadang susah muncul bisa langsung cepat timbul bila berada di Coffee shop,”  ungkap Gusti Cayaningrat selaku General Manager Hotel Santika Bengkulu, saat ditemui di Serunai Restaurant Hotel Santika Bengkulu, sabtu (20/08/2016) pagi.

Menurut Gusti, istilah ngopi itu sudah serasa seperti sebuah kenikmatan dan kenyamanan bagi banyak orang. Dengan ajakan ngopi sepertinya itu menggambarkan suasana hangat dan akrab. Untuk itu tempat ngopi sekarang pun dibuat begitu nyaman, tempatnya bersifat private.

Seperti hal nya di Serunai Restaurant yang ada saat ini, dibuat dengan begitu nyaman untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan dan penikmat kopi dimanapun berada. Karena sangat pas dinikmati pada saat berkumpul atau pun saat suasana meeting kerja.

“Berada di warung tempat kopi yang nyaman, itu sebenarnya dapat menjadi sarana ruang publik yang bebas bagi kita dalam melakukan sharing ataupun mengeluarkan segala ekspresi dan unek-unek,” ujar Gusti.

Dirinya mengungkapkan, berbicara bagaimana mendapatkan hidangan kopi yang benar-benar mantap sesuai yang diinginkan, tentu saja tak lepas dari peran dari seperti apa sang pembuat nya menyajikan kopi tersebut. Ya, dimana Seorang pembuat kopi disini dituntut bertugas untuk menyajikan kopi hidangan yang tentu dengan rasa yang nikmat disertai tempat yang nyaman menikmati nya. Hal ini dikarenakan, bukan hanya kenikmatan dari kopi itu saja yang bisa menambah gairah sensasi meminumnya, namun, cara-cara ide kreatif serta unik juga bisa
dikatakan sangat dibutuhkan oleh sang pembuat kopi agar  kopi yang di sajikan pun nantinya dapat memberikan sensasi berbeda dari  yang biasanya.

“Dan Hal inilah yang sedang Serunai restauran berikan. Yang mana baritsa saat ini mulai menemukan  sajian terbaik nya. Dalam bentuk apa itu ? Yaitu,dengan teknik membuat gambar di atas kopi, atau yang biasa dikenal dengan Latte Art. Latte Art merupakan metode penyajian kopi dengan menuangkan susu sehingga menghasilkan pola atau desain tertentu. Namun, bisa juga pola tersebut ditambah pula dengan hanya semacam sedang menggambar di atas kopi busa latte. Hal demikian inibBisa dikatakan sebagai seni melukis di atas permukaan kopi latte,” Jelas Gusti.

Menarik bukan !

“Melukis di media secangkir kopi ini tidaklah mudah. Tekstur susu, kopi, serta cara penuangannya, tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi para seniman latte art ini,” katanya.

Di tengah semua kesulitan itulah akan kemudian muncul sebuah karya seni yang secara fisik bisa dinikmati oleh banyak orang. Bagi para penikmat kopi, latte art inilah menjadi sebuah nilai plus yang kan kami tawarkan kepada semua penikmat kopi khusus nya yang berada di Kota Bengkulu.

“Dengan desain yang memiliki ciri khas tersendiri, tentu dengan suasana dan fasilitas pendukung seperti adanya jaringan Wi-Fi, Barista yang handal serta hiburan live musik akustik dari Rashi Band, membuat NGOPI di Serunai
Restaurant Hotel Santika Bengkulu yang berada di Jalan Raya Jati No.45, Sawah Lebar Bengkulu terasa nikmat, menyenangkan dan Istimewa,”ajak Gusti. (One)